Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gandeng KPK, Bupati Subang Ambil Langkah Tegas Soal Maraknya Aktivitas Tambang dan Minimnya Reklamasi

I
Inessia Nabila MEditor: Heru Ramdani
|14:25 WIB
Bagikan:
Gandeng KPK, Bupati Subang Ambil Langkah Tegas Soal Maraknya Aktivitas Tambang dan Minimnya Reklamasi
Bupati Subang Reynaldy dalam pertemuan dengan awak media di Ciater, Subang pada Sabtu (20/12/2025) (Foto: Dok. Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita akan menindak tegas terhadap maraknya aktivitas tambang di wilayah Kabupaten Subang yang berdampak pada kerusakan lingkungan.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil sejumlah perusahaan tambang untuk meminta pertanggungjawaban terkait reklamasi di area bekas tambang, menyusul temuan berbagai pelanggaran di lapangan.

"Untuk tambang dalam waktu dekat, saya akan minta kadis perizinan untuk panggil perusahaan-perusahaan yang sudah menambang di Subang untuk melakukan komitmennya untuk reklamasi," ucap Reynaldy dalam pertemuan bersama awak media di Legok Gintung, Ciater, pada Sabtu (20/12/2025).

Pria yang akrab disapa Kang Rey itu juga mengungkap kekecewaannya melihat minimnya penataan dan perbaikan lingkungan di sekitar lahan bekas tambang.

Ia menilai, banyak pengusaha hanya mengejar keuntungan semata, tanpa memikirkan dampak jangka panjang bagi ekosistem dan masyarakat sekitar serta tanggung jawab pemulihan alam.

Bupati menduga adanya indikasi praktik tambang ilegal. Beberapa perusahaan diduga beroperasi di luar Izin Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi, bahkan ada yang belum mengantongi izin operasional.

"Kami tidak akan menutup-nutupi, biar publik tahu siapa saja pihak yang lalai. Mereka mengambil keuntungan besar dari bumi Subang, tapi meninggalkan lubang menganga tanpa reklamasi," uajr Reynaldy.

Bupati menyebut akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendampingi soal permasalahan aktivitas tambang di wilayah Kabupaten Subang.

"Bahkan, kita urusan pertambangan ini kolaborasi langsung dengan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)," ucapnya.

"Saya ingin melibatkan KPK disini agar penanganannya jelas dan rekomendasinya jelas dari KPK," pungkasnya. (inm)

Berita Terbaru

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Nasional32 menit lalu
Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Subang1 jam lalu
10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional12 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta12 jam lalu
ADVERTISEMENT
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang13 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang13 jam lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang13 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga14 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional14 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle14 jam lalu