HUT ke-78 Subang, Bupati Ajak Kolaborasi untuk Ngabret dan Hapus Ego Sektoral Optimalkan Pelayanan

PASUNDANEKSPRES.ID - puncak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kabupaten Subang berlangsung khidmat pada Senin (6/4/2026). Dihadiri unsur Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga.
Momentum ini dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Subang untuk mempertegas komitmen dalam meningkatkan pelayanan publik dan percepatan pembangunan.
Sambutan Bupati Subang Reynaldy yang dibacakan oleh Wakil Bupati Agus Masykur menegaskan peringatan milangkala bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan menjadi ajang refleksi dan dorongan untuk bekerja lebih cepat, nyata, dan berdampak bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa satu tahun kepemimpinan yang telah berjalan diisi dengan kerja keras, kerja cepat, dan kerja nyata yang mulai membuahkan hasil, baik dalam bentuk prestasi di tingkat provinsi maupun nasional. Lebih dari itu, pemerintah mengklaim telah mulai mendapatkan apresiasi dari masyarakat yang merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan sehari-hari.
Namun demikian, Bupati menegaskan capaian tersebut baru merupakan langkah awal. Ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk terus bergerak lebih cepat demi mewujudkan visi besar Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif, dengan tetap berlandaskan nilai keadilan, kesejahteraan, demokrasi, dan religiusitas.
“Hari jadi ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum karya nyata Subang Ngabret untuk mewujudkan Subang yang unggul, maju, dan kompetitif,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak diukur dari banyaknya program yang dijalankan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Indikatornya antara lain peningkatan kesejahteraan, terbukanya lapangan kerja, meningkatnya kualitas sumber daya manusia, serta kemudahan akses terhadap pelayanan publik.
Bupati juga mengajak seluruh ASN untuk tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi mampu menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Menurutnya, administrasi hanyalah bagian dari tata kelola, sementara tujuan utama adalah menghadirkan solusi nyata.
Konsep “Ngabret” yang digaungkan, lanjutnya, bukan hanya tentang bekerja cepat secara individu, tetapi juga membangun kolaborasi bersama masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menghapus ego sektoral di lingkungan pemerintahan.
“Tidak boleh lagi ada pola pikir ‘itu bukan tugas saya’. Semua permasalahan masyarakat adalah tanggung jawab bersama sebagai pelayan publik,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan bahwa ukuran keberhasilan bukan pada lamanya masa jabatan, melainkan pada kecepatan bergerak, keberanian berinovasi, dan kemampuan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.
Menutup sambutannya, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah untuk menguatkan komitmen dan semangat kolaborasi dalam membangun Subang ke depan.
“Selamat Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang. Subang Ngabret, karya nyata untuk rakyat,” pungkasnya.(hdi)
