Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jalan Provinsi Jalur Subang-Pamanukan Rusak dan Berlubang, Bahayakan Pengguna Jalan

E
EgiEditor: Egi
|19:54 WIB
Bagikan:
Jalan Provinsi Jalur Subang-Pamanukan Rusak dan Berlubang, Bahayakan Pengguna Jalan
Sejumlah titik jalan berlubang dan menjadi kubangan air bila hujan, warga pengguna jalan minta Pemprov segera melakukan perbaikan.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Jalur jalan Pamanukan-Subang atau sebaliknya kondisinya cukup memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan. Karena di sejumlah titik ditemukan jalan tersebut rusak, berlubang dan tergenang air bila turun hujan.

Salah satu titik kerusakan ditemukan di sebelah barat jalan Alun-alun Pagaden tepatnya didepan Apotik Mahira Desa Pagaden, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang. Permukaan aspal tak lagi mulus. Lubang menganga bertebaran di beberapa titik, bila hujan terlihat  kubangan air. "Sudah pernah ditambal, sekarang rusak lagi," kata Agustia Yugana warga juga pengguna jalan kerap melintasi jalur itu.

Tak hanya berlubang, kondisi jalan juga bergelombang. Akibatnya beberapa pengemudi roda dua dan empat harus mengurangi laju kendaraannya. "Ketika hujan turun, lubang itu, nggak kelihatan, bahaya juga kan , kalau yang baru lewat sana," imbuhnya.

Kondisi serupa juga terpantau di jalur jalan provinsi yang melintasi sejumlah desa, seperti Desa Sumbersari Pagaden, Nanggerang, Cicadas dan Desa Binong. Kondisi beberapa titik lubang jalan yang pernah ditambal sulam kini kembali rusak.

Jalan aspal, kalau sudah berlubang sedikit lama-lama jadi besar dan akhirnya jadi kubangan air.

Sebagai warga Subang juga pengguna jalan, sangat mengharapkan jalan yang rusak dan berlubang itu, segera diperbaiki, karena jalur Subang-Pamanukan ini padat kendaraan, belum lagi nanti menjelang Mudik Lebaran, pastinya tambah padat, sedangkan kondisinya jalan seperti itu.

"Apalagi banyak truk-truk besar yang lewat, dibiarkan terlalu lama bisa-bisa semakin parah rusaknya dan kami juga berharap kepada pemerintah provinsi jawa barat, untuk meninjau ulang tentang penggunaan jalan lalu lintas itu, seperti mobil damtruk tronton masih banyak yang lewat," tukasnya.(dan/sep)

Berita Terbaru

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Nasional7 menit lalu
Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Subang1 jam lalu
10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional12 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta12 jam lalu
ADVERTISEMENT
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang12 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang13 jam lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang13 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga13 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional14 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle14 jam lalu