Jembatan Belum Rampung, Pelajar Manfaatkan Sasak Bambu Menuju Sekolah

SUBANG-Jembatan Lapang Baru Desa Mekarwangi Kecamatan Pagaden Barat Kabupaten Subang masih dalam tahap pembangunan.
Jembatan itu merupakan penghubung sejumlah desa di Kecamatan Pagaden Barat dan Kecamatan Pagaden menuju Desa Gambarsari.
Pembamgunan dari nol itu sudah memakan waktu hampir satu bulanan. Saat ini baru dibangun pondasi kedua sisi dan satu pondasi di tengah aliran anak Sungai Ciasem.
"Masih lama kayanya, baru pasang pondasi dan cor beton dudukan besi jembatan yang sedang dirangkai," kata Mpah warga sekitar.
Dengan kondisi itu, sejumlah pelajar yang sehari harinya melintasi jembatan lama, dan jembatan baru masih dalam tahap pengerjaan, terpaksa memanfaatkan jembatan bambu yang dibangun sementara.
Setiap pagi dan siang hari jam pulang sekolah anak anak kerap memanfaatkan jembatan bambu itu, untuk melintas. Seperti jaman dahulu jembatan dibangun sederhana dari bambu dan kayu alam.
Adi pelajat MTs Mekarwangi bersama teman temannya setiap pagi memanfaatkan jembatan bambu itu menuju sekolahnya yang berjarak 200 meter dari jembatan itu.
"Biasanya kita lewati jembatan ini sebelum dipugar, sekarang ya tidak, kita lewat jembatan bambu ini, mobil pengangkut kami hanya sampai di sini, kita berjalan kaki sepanjang 200 meteran," kata Adi.
Pembangunan jembatan itu juga mendapat sorotan dari masyarakat. Masyarakat sekitar mengharapkan bangunan jembatan yang sedang dikerjakan itu kualitasnya harus lebih bagus dari jembatan lama sebelumnya, yang usianya sekitar 50 tahunan.
"Bangunan jaman dulu kan kuat dan kokoh, bangunan sekarang harus lebih kuat kokoh lagi," ujar Mpah warga sekitar jembatan itu.(dan/ded)
