Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jembatan Belum Rampung, Pelajar Manfaatkan Sasak Bambu Menuju Sekolah

D
Dadan RamdanEditor: Dede
|07:15 WIB
Bagikan:
Jembatan Belum Rampung, Pelajar Manfaatkan Sasak Bambu Menuju Sekolah
Sejumlah pelajar saat melintasi jembatan bambu menuju sekolah nya. Jembatan Lapang Baru Desa Mekarwangi Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang masih dalam tahap pembangunan.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Jembatan Lapang Baru Desa Mekarwangi Kecamatan Pagaden Barat Kabupaten Subang masih dalam tahap pembangunan.

Jembatan itu merupakan penghubung sejumlah desa di Kecamatan Pagaden Barat dan Kecamatan Pagaden menuju Desa Gambarsari.

Pembamgunan dari nol itu sudah memakan waktu hampir satu bulanan. Saat ini baru dibangun pondasi kedua sisi dan satu pondasi di tengah aliran anak Sungai Ciasem.

"Masih lama kayanya, baru pasang pondasi dan cor beton dudukan besi jembatan yang sedang dirangkai," kata Mpah warga sekitar.

Dengan kondisi itu, sejumlah pelajar yang sehari harinya melintasi jembatan lama, dan jembatan baru masih dalam tahap pengerjaan, terpaksa memanfaatkan jembatan bambu yang dibangun sementara.

Setiap pagi dan siang hari jam pulang sekolah anak anak kerap memanfaatkan jembatan bambu itu, untuk melintas. Seperti jaman dahulu jembatan dibangun sederhana dari bambu dan kayu alam.

Adi pelajat MTs Mekarwangi bersama teman temannya setiap pagi memanfaatkan jembatan bambu itu menuju sekolahnya yang berjarak 200 meter dari jembatan itu.

"Biasanya kita lewati jembatan ini sebelum dipugar, sekarang ya tidak, kita lewat jembatan bambu ini, mobil pengangkut kami hanya sampai di sini, kita berjalan kaki sepanjang 200 meteran," kata Adi.

Pembangunan jembatan itu juga mendapat sorotan dari masyarakat. Masyarakat sekitar mengharapkan bangunan jembatan yang sedang dikerjakan itu kualitasnya harus lebih bagus dari jembatan lama sebelumnya, yang usianya sekitar 50 tahunan.

"Bangunan jaman dulu kan kuat dan kokoh, bangunan sekarang harus lebih kuat kokoh lagi," ujar Mpah warga sekitar jembatan itu.(dan/ded)

Berita Terbaru

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle28 menit lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline1 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional1 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline2 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle2 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional2 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional3 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional3 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional4 jam lalu
Jembatan Belum Rampung, Pelajar Manfaatkan Sasak Bambu Menuju Sekolah | Pasundan Ekspres