Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jembatan Lori Cigarukgak Subang, Saksi Bisu Kejayaan Perkebunan di Masa Kolonial

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|19:00 WIB
Bagikan:
Jembatan Lori Cigarukgak Subang, Saksi Bisu Kejayaan Perkebunan di Masa Kolonial
Jembatan Lori Cigarukgak Subang merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang masih dapat ditemukan di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

PASUNDANEKSPRES.ID - Jembatan Lori Cigarukgak Subang merupakan salah satu peninggalan bersejarah yang masih dapat ditemukan di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Jembatan ini menjadi bukti perkembangan sistem transportasi perkebunan pada masa kolonial Belanda sekaligus menyimpan nilai sejarah yang tinggi bagi masyarakat Subang.

Berada di kawasan Cigarukgak, Desa Sidajaya, Kecamatan Cipunagara, jembatan ini dahulu menjadi jalur utama lori atau kereta kecil pengangkut hasil perkebunan menuju stasiun dan pelabuhan.

Kini, keberadaannya menjadi daya tarik wisata sejarah sekaligus simbol perjalanan panjang perkembangan wilayah Subang.

Sejarah Jembatan Lori Cigarukgak Subang

Pada awal abad ke-20, wilayah Subang dikenal sebagai salah satu pusat perkebunan terbesar di Hindia Belanda. Untuk mempercepat distribusi hasil perkebunan seperti karet, tebu, dan komoditas lainnya, dibangun jaringan rel lori yang menghubungkan kawasan perkebunan dengan stasiun kereta maupun pelabuhan.

Jembatan Lori Cigarukgak Subang dibangun sebagai bagian dari jalur tersebut. Jembatan ini melintasi Sungai Cilamatan dan menghubungkan kawasan perkebunan Sumurbarang menuju Stasiun Cipunagara sehingga pengiriman hasil bumi menjadi lebih cepat dan efisien. Hingga saat ini, jembatan tersebut menjadi satu-satunya sisa jaringan lori bersejarah yang masih bertahan di Kabupaten Subang.

Dibangun dengan Teknologi Eropa

Keunikan Jembatan Lori Cigarukgak Subang tidak hanya terletak pada sejarahnya, tetapi juga pada konstruksinya. Berdasarkan kajian Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Subang, struktur jembatan diperkirakan dibangun pada rentang tahun 1920–1930-an menggunakan teknologi perusahaan Prancis, Decauville.

Beberapa bagian baja pada jembatan diketahui memiliki penanda produksi dari Philadelphia, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa material konstruksi yang digunakan berasal dari luar negeri. Hal ini menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur perkebunan saat itu menggunakan teknologi modern pada masanya.

Peran Penting dalam Aktivitas Perkebunan

Pada masa operasionalnya, lori digunakan khusus untuk mengangkut hasil perkebunan menuju pusat distribusi. Jalur lori menjadi solusi transportasi yang lebih murah dibandingkan menggunakan gerobak atau kendaraan lainnya.

Keberadaan Jembatan Lori Cigarukgak Subang menjadi bagian penting dari sistem logistik perkebunan di wilayah Pamanoekan en Tjiasemlanden (P&T Lands), salah satu kawasan perkebunan terbesar pada masa kolonial Belanda.

Setelah sistem perkebunan mengalami perubahan pasca nasionalisasi, jalur lori perlahan ditinggalkan dan sebagian besar rel dibongkar. Akibatnya, jembatan ini menjadi saksi bisu sejarah yang masih tersisa hingga sekarang.

Menjadi Cagar Budaya Kabupaten Subang

Nilai sejarah yang dimiliki Jembatan Lori Cigarukgak Subang akhirnya mendapat pengakuan dari pemerintah daerah. Jembatan ini telah ditetapkan sebagai salah satu Cagar Budaya Kabupaten Subang bersama beberapa situs bersejarah lainnya.

Penetapan tersebut bertujuan untuk melindungi keberadaan jembatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian warisan budaya. Selain menjadi aset sejarah, jembatan ini juga memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata edukasi di Kabupaten Subang.

Daya Tarik Wisata Sejarah

Saat ini, Jembatan Lori Cigarukgak Subang masih dapat dikunjungi oleh wisatawan maupun pecinta sejarah. Suasana pedesaan yang masih alami berpadu dengan kokohnya struktur jembatan tua menciptakan panorama yang menarik untuk dinikmati maupun diabadikan melalui fotografi.

Banyak pengunjung datang untuk melihat langsung peninggalan kolonial yang masih berdiri, sekaligus mempelajari sejarah perkembangan transportasi perkebunan di Kabupaten Subang.

Mengapa Jembatan Lori Cigarukgak Subang Layak Dikunjungi?

Ada beberapa alasan mengapa destinasi ini menarik untuk dikunjungi, antara lain:

  • Memiliki nilai sejarah tinggi sebagai peninggalan transportasi perkebunan.
  • Menjadi satu-satunya jembatan lori yang masih tersisa di Kabupaten Subang.
  • Menawarkan suasana pedesaan yang asri dan cocok untuk wisata sejarah.
  • Menjadi lokasi favorit bagi fotografer dan pecinta bangunan bersejarah.
  • Berstatus sebagai Cagar Budaya Kabupaten Subang.

Jembatan Lori Cigarukgak Subang bukan sekadar jembatan tua, melainkan warisan sejarah yang menggambarkan perkembangan transportasi dan industri perkebunan di Kabupaten Subang pada masa kolonial.

Dengan nilai historis, arsitektur, dan budaya yang dimilikinya, jembatan ini layak menjadi salah satu destinasi wisata sejarah unggulan di Subang.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline9 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat10 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta10 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle10 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang11 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta11 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta11 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang11 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang11 jam lalu