Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KDM Terbitkan Surat Edaran Hukuman untuk Siswa Nakal, Buntut Kasus Viral di Subang

C
|06:00 WIB
Bagikan:
KDM Terbitkan Surat Edaran Hukuman untuk Siswa Nakal, Buntut Kasus Viral di Subang
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi saat mengunjungi SMPN 2 Jalancagak pada Jum’at (8/11/2025).(Cindy Desita Putri/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan, hukuman bagi siswa yang berperilaku nakal di sekolah harus bersifat mendidik dan membentuk karakter, bukan berupa kekerasan fisik.

“Hari ini saya membuat Surat Edaran kepada para guru, kalau anaknya nakal itu cukup diberi hukuman yang mendidik,” ujar Dedi Mulyadi dalam unggahan video di akun Instagramnya.

Misalnya, kata Dedi, membersihkan halaman, toilet, mengecat tembok, membersihkan kaca, atau mengurus sampah.

“Tidak boleh hukuman fisik, karena hal itu berisiko secara hukum dan memang diatur dalam undang-undang,” kata Dedi.

Dedi menuturkan, kebijakan ini merupakan langkah nyata pemerintah provinsi untuk memberikan perlindungan hukum bagi para tenaga pendidik sekaligus memastikan pendidikan karakter tetap berjalan dengan baik di sekolah.

Lebih lanjut, Dedi mengungkapkan, sebanyak 200 pengacara telah disiapkan untuk mendampingi para guru SMA dan SMK di Jawa Barat apabila terjadi persoalan hukum dalam menjalankan tugasnya.

“Kebetulan kasus yang kemarin itu melibatkan SMP, dan SMP menjadi kewenangan bupati,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pemprov Jabar juga telah meminta setiap orang tua siswa menandatangani surat pernyataan sebagai bentuk kesepakatan bersama dalam menjaga kedisiplinan anak di sekolah.

“Sudah ada surat pernyataan dari seluruh orang tua siswa, bahwa jika anaknya tidak mau mengikuti pendidikan kedisiplinan di sekolah atau menolak sanksi dari sekolah, maka anaknya akan dikembalikan ke orang tua,” terangnya.

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari upaya mengubah pola pikir guru dalam mendidik anak, agar disiplin dan karakter tidak lagi dimaknai sebagai hukuman keras, melainkan pembelajaran tanggung jawab.

“Ini cara kami untuk mengubah cara berpikir,” tutup Dedi. (cdp/ded)

Berita Terbaru

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional56 menit lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional1 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta1 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional1 jam lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle1 jam lalu
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional1 jam lalu
Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Headline1 jam lalu
DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

Karawang1 jam lalu
Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Nasional1 jam lalu