Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Keluhkan Jalan Lingkungan Rusak oleh Truk Besar, Warga di Subang Minta Perbaikan

D
Dadan RamdanEditor: Dede SM
|06:08 WIB
Bagikan:
Keluhkan Jalan Lingkungan Rusak oleh Truk Besar, Warga di Subang Minta Perbaikan
Beginilah kondisi jalan lingkungan di Dusun Kalencabang Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara, wargapun mengeluh ke desa dan minta angkutan truck besar bertanggungjawab.(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Akibat kendaraan truk besar sering melintasi jalan lingkungan, Warga Dusun Kalencabang Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara keluhkan kondisi jalan yang menjadi rusak.

Warga sekitar sudah beberapa kali mengeluhkan masalah ini, karena kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga sering menyebabkan lakalantas.

"Kami minta agar perusahaan penggilingan beras yang menyebabkan kerusakan jalan ini bertanggung jawab dan memperbaiki jalan dengan serius," ucap Suwarno kepada Pasundan Ekspres, Selasa (06/01/2026).

"Kami tidak masalah jika perusahaan lewat jalan mereka sendiri, tapi ini jalan lingkungan yang harus dirawat dan bisa digunakan dengan layak oleh masyarakat," tandasnya.

Suwarno mengungkapkan perbaikan jalan, memang dilakukan pemerintah desa melalui anggaran Dana Desa maupun dari dana yang lainnya. Akan tetapi kalau yang melintasnya kendaraan dengan tonase melebihi kapasitas, jalan tersebut akan cepat rusak. "Miris memang, tapi inilah fakta dan kenyataan di lapangan," ungkapnya dengan nada kesal.

Semenatara itu Kepala Desa Kalentambo Endi Sonjaya menyampaikan, bahwa dirinya telah menerima sejumlah aduan dari warga.

Mereka menilai kendaraan truk dari salah satu pabrik penggilingan beras, terutama truk bermuatan lebih 20 ton, menjadi penyebab utama rusaknya jalan lingkungan.

"Sudah banyak warga yang melaporkan ke saya. Hampir setiap hari truk-truk bermuatan berat melewati jalan lingkungan ini. Padahal kapasitas jalan hanya 10 ton," tutur Endi Sonjaya.

"Endi menyebut, ini masalah mendasar atas kerusakan jalan tersebut. Karena angkutan kendaraan yang melintas melebihi kapasitas, bahkan di atas 20 ton, pihak perusahaan harus ikut bertanggung jawab atas kerusakan jalan lingkungan tersebut," tegasnya.(dan/ded)

Berita Terbaru

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang6 menit lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang29 menit lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta47 menit lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta49 menit lalu
ADVERTISEMENT
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang52 menit lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang57 menit lalu
SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

SAJATI,  Inovasi Digital Subang untuk Perkuat Akuntabilitas Pembangunan

Riset dan Inovasi58 menit lalu
Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Jambore Pemuda Subang 2026, Kepala Disparpora Nenden Setiawati Tekankan Empat Pesan Penting bagi Generasi Muda

Subang1 jam lalu
Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Mahasiswi POLSUB Ciptakan Plester Pereda Nyeri Haid dari Limbah Daun Nanas dan Jahe

Subang1 jam lalu
Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Pembangunan Jalan Penghubung Antar-Dusun di Cupunagara Dikebut

Subang1 jam lalu
Keluhkan Jalan Lingkungan Rusak oleh Truk Besar, Warga di Subang Minta Perbaikan | Pasundan Ekspres