Keluhkan Jalan Lingkungan Rusak oleh Truk Besar, Warga di Subang Minta Perbaikan

PASUNDANEKSPRES.ID - Akibat kendaraan truk besar sering melintasi jalan lingkungan, Warga Dusun Kalencabang Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara keluhkan kondisi jalan yang menjadi rusak.
Warga sekitar sudah beberapa kali mengeluhkan masalah ini, karena kerusakan jalan tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga sering menyebabkan lakalantas.
"Kami minta agar perusahaan penggilingan beras yang menyebabkan kerusakan jalan ini bertanggung jawab dan memperbaiki jalan dengan serius," ucap Suwarno kepada Pasundan Ekspres, Selasa (06/01/2026).
"Kami tidak masalah jika perusahaan lewat jalan mereka sendiri, tapi ini jalan lingkungan yang harus dirawat dan bisa digunakan dengan layak oleh masyarakat," tandasnya.
Suwarno mengungkapkan perbaikan jalan, memang dilakukan pemerintah desa melalui anggaran Dana Desa maupun dari dana yang lainnya. Akan tetapi kalau yang melintasnya kendaraan dengan tonase melebihi kapasitas, jalan tersebut akan cepat rusak. "Miris memang, tapi inilah fakta dan kenyataan di lapangan," ungkapnya dengan nada kesal.
Semenatara itu Kepala Desa Kalentambo Endi Sonjaya menyampaikan, bahwa dirinya telah menerima sejumlah aduan dari warga.
Mereka menilai kendaraan truk dari salah satu pabrik penggilingan beras, terutama truk bermuatan lebih 20 ton, menjadi penyebab utama rusaknya jalan lingkungan.
"Sudah banyak warga yang melaporkan ke saya. Hampir setiap hari truk-truk bermuatan berat melewati jalan lingkungan ini. Padahal kapasitas jalan hanya 10 ton," tutur Endi Sonjaya.
"Endi menyebut, ini masalah mendasar atas kerusakan jalan tersebut. Karena angkutan kendaraan yang melintas melebihi kapasitas, bahkan di atas 20 ton, pihak perusahaan harus ikut bertanggung jawab atas kerusakan jalan lingkungan tersebut," tegasnya.(dan/ded)
