Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menjelang Puasa, Harga Bahan Pokok di Subang Naik Tajam, Ayam dan Cabai Rawit Jadi Sorotan

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|14:39 WIB
Bagikan:
Menjelang Puasa, Harga Bahan Pokok di Subang Naik Tajam, Ayam dan Cabai Rawit Jadi Sorotan
Harga Bahan Pokok di Subang Naik Tajam Jelang Puasa

SUBANG, PASUNDANEKSPRES.ID - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026, harga berbagai kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat, terpantau naik cukup tajam.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada daging ayam potong serta komoditas cabai yang harganya melonjak drastis hanya dalam beberapa hari terakhir.

Di Pasar Pamanukan, harga ayam potong meningkat hingga Rp12.000 per kilogram. Kondisi ini dikeluhkan pembeli karena terjadi tepat sebelum masa puasa, ketika kebutuhan bahan pangan rumah tangga biasanya meningkat.

Ramdan, salah satu pedagang ayam di pasar tersebut, menyebutkan bahwa lonjakan harga dipicu tradisi Munggahan yang rutin dilakukan masyarakat menjelang Ramadan.

Tradisi itu membuat permintaan ayam naik signifikan, sementara ketersediaan stok justru menurun.

"Permintaan naik tinggi karena Munggahan, tapi pasokan berkurang. Padahal kebutuhan ayam menjelang puasa sangat besar," ujar Ramdan dikutip dari Tribunjabar.com, Selasa (17/2/2026).

Selain daging ayam, harga berbagai sayuran juga ikut mengalami kenaikan. Tomat yang sebelumnya dibanderol Rp10.000 per kilogram kini naik menjadi Rp16.000, sedangkan timun meningkat dari Rp10.000 menjadi Rp13.000 per kilogram.

Kenaikan paling mencolok terjadi pada cabai rawit merah yang harganya kini mencapai Rp110.000 per kilogram.

Situasi ini membuat para pembeli terkejut dan terpaksa mengurangi jumlah belanja mereka.

Ida, seorang ibu rumah tangga yang berbelanja di Pasar Pamanukan, mengaku terperanjat dengan lonjakan harga cabai yang terjadi begitu cepat.

"Baru beberapa hari lalu masih Rp70.000 per kilogram, sekarang sudah Rp110.000. Jauh sekali naiknya," Imbuhnya.

Para pedagang memprediksi tren kenaikan harga tersebut masih akan berlanjut sampai awal Ramadan 2026.

Masyarakat pun berharap pemerintah daerah melalui instansi terkait segera melakukan operasi pasar atau upaya stabilisasi harga agar kebutuhan pokok tetap terjangkau, khususnya bagi kalangan menengah ke bawah.

Berita Terbaru

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 202: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 202: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga31 menit lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional46 menit lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle1 jam lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle1 jam lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang1 jam lalu
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle1 jam lalu
Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Olahraga2 jam lalu
Rekomendasi Tanaman Indoor Terbaik untuk Mempercantik Rumah

Rekomendasi Tanaman Indoor Terbaik untuk Mempercantik Rumah

Lifestyle3 jam lalu
Kawasan Industri Subang Jadi Incaran Pencari Kerja, Ini Tips Melamarnya

Kawasan Industri Subang Jadi Incaran Pencari Kerja, Ini Tips Melamarnya

Lifestyle3 jam lalu