Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemakaman Warga Dusun Langgensari Terpaksa Gunakan Rakit Bambu di Tengah Banjir Setinggi 1,5 Meter

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|09:35 WIB
Bagikan:
Pemakaman Warga Dusun Langgensari Terpaksa Gunakan Rakit Bambu di Tengah Banjir Setinggi 1,5 Meter
Proses Pemakaman Jenazah Almarhumah Darsinah, dibawa gunakan rakin menembus banjir sedalam lebih dari 1 meter ( DOK : Carsim Ketua RT 09 Langgensari )

SUBANG, PASUNDANEKSPRES.ID – Banjir yang masih merendam Dusun Langgensari, Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat, kembali menyisakan kisah pilu, Pemakaman warga terpaksa gunakan rakit bambu di tengah banjir setinggi 1,5 meter. Senin (2/2/2026), genangan air belum menunjukkan tanda-tanda surut di wilayah dataran rendah tersebut.

Di tengah bencana banjir yang telah berlangsung lebih dari satu bulan, duka mendalam menyelimuti warga. Seorang warga bernama Darsinah meninggal dunia setelah berjuang melawan sakit yang dideritanya. Proses pemakaman almarhumah berlangsung penuh haru dan perjuangan karena akses jalan menuju makam terendam banjir hingga mencapai ketinggian sekitar 1,5 meter.

Ketua RT 09/02 Dusun Langgensari, Carsim, mengungkapkan bahwa warga sempat kebingungan saat hendak membawa jenazah ke tempat pemakaman. Seluruh akses jalan kampung tidak dapat dilalui kendaraan akibat genangan air yang cukup dalam, sementara lokasi makam berada cukup jauh dari permukiman.

“Karena tidak ada akses, akhirnya warga berinisiatif membuat rakit dari bambu yang bagian bawahnya diberi galon bekas air mineral. Rakit itu digunakan untuk membawa jenazah Ibu Darsinah ke pemakaman,” ujar Carsim.

Dengan jumlah warga kurang dari 10 orang, proses pemberangkatan jenazah dilakukan secara gotong royong. Keranda jenazah dinaikkan ke atas rakit, sementara para warga berjalan menerobos banjir setinggi pinggang orang dewasa demi memastikan almarhumah sampai ke liang lahad.

“Proses pemakaman berjalan lancar, tapi sangat menyedihkan. Warga harus berjuang di tengah banjir untuk mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir,” tambahnya.

Setelah perjuangan panjang menembus genangan air, jenazah Darsinah akhirnya berhasil dimakamkan dengan iringan isak tangis keluarga dan warga sekitar. Peristiwa pilu ini sempat terekam kamera dan viral di media sosial, memancing simpati luas dari warganet.

Warga Dusun Langgensari berharap pemerintah segera memberikan solusi nyata untuk mengatasi banjir tahunan yang kerap melanda wilayah mereka. Kondisi geografis yang rendah membuat air sulit surut setiap kali musim penghujan tiba.

“Kami sangat berharap ada penanganan serius dari pemerintah. Banjir tahunan ini sangat menghambat aktivitas warga, bahkan untuk urusan kemanusiaan seperti pemakaman,” kata Carsim.

Hingga kini, aktivitas warga di Desa Anggasari masih lumpuh total akibat genangan banjir yang tak kunjung surut selama lebih dari satu bulan.

Berita Terbaru

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional1 jam lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional1 jam lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta1 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional1 jam lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle1 jam lalu
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional1 jam lalu
Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Headline1 jam lalu
DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

Karawang1 jam lalu
Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Nasional1 jam lalu