Pencarian Sudah 5 Jam, Korban Longsor di Cileat Masih Belum Ditemukan

PASUNDANEKSPRES.ID - Pencarian korban longsor di Cileat udah lebih dari 5 jam, namun belum mendapati hasil. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPBD Subang, Udin Jazudin.
Kedua korban diketahui bernama Alda Apriliani (22), warga Cikampek, Karawang, dan Winda Limbong (20), warga Kosambi, Karawang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, Udin Jazudin, membenarkan peristiwa tersebut.
“Iya benar, kami menerima laporan sekitar pukul 14.30 WIB dari warga setempat yang menyaksikan kejadian itu,” ujar Udin Jazudin saat dihubungi, Jumat malam.
Setelah menerima laporan, BPBD Kabupaten Subang langsung menerjunkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian bersama tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Tagana, dan masyarakat setempat.
“Tim BPBD segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian dan penanganan di area terdampak,” katanya.
Pencarian dilakukan selama kurang lebih lima jam hingga pukul 19.30 WIB. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil dan kedua korban diduga masih tertimbun material longsor di Cileat.
Menurut Udin, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara karena hujan kembali turun di lokasi kejadian dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan.
“Dikarenakan cuaca buruk dan hujan kembali turun, pencarian dihentikan demi keselamatan petugas,” ucapnya.
Pencarian terhadap kedua korban akan dilanjutkan pada Sabtu (16/5/2026) pagi dengan menambah jumlah personel SAR gabungan.
“Besok pencarian akan dilanjutkan dengan kekuatan personel yang lebih banyak. Mudah-mudahan kedua korban segera ditemukan,” pungkasnya.
Longsor di Cileat
Sebelumnya diketahui, dua wisatawan perempuan asal Karawang, Jawa Barat, dilaporkan hilang setelah terseret material longsor saat melakukan perjalanan menuju kawasan Curug Cileat, di Kampung Cibago RT 14/04, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jumat (15/5/2026) sore.
Menurut informasi yang dikutip dari kompas.com, peristiwa terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan perbukitan Curug Cileat. Curah hujan yang tinggi memicu longsor di salah satu titik rawan pada jalur pendakian menuju objek wisata tersebut.
Akibat kejadian itu, dua wisatawan yang tengah melintas diduga terbawa material longsor di Cileat dan hingga Jumat malam belum berhasil ditemukan.
