PLUT UMKM dan PHRI Subang Catat Transaksi Rp1,25 Miliar di KUMITRA Jambore 2026

PASUNDANEKSPRES.ID - Upaya memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan melalui penguatan kemitraan dan perluasan akses pasar. Salah satunya melalui kegiatan KUMITRA Jambore 2026 bertema "Bertemu, Bermitra, Bertumbuh" yang digelar di Universitas Sangga Buana YPKP, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kabupaten Subang turut ambil bagian melalui PLUT UMKM Subang sebagai agregator yang memfasilitasi sebanyak 52 pelaku usaha mikro bekerja sama dengan PHRI Kabupaten Subang. Dari kegiatan tersebut, berhasil dibukukan potensi transaksi senilai Rp1,25 miliar.
Ketua PHRI Kabupaten Subang, H. Ratna Setiawan, mengatakan capaian transaksi tersebut menjadi bukti bahwa produk-produk UMKM asal Subang memiliki peluang besar untuk masuk ke pasar yang lebih luas apabila mendapatkan pendampingan dan akses kemitraan yang tepat.
"Alhamdulillah, transaksi yang berhasil dibangun dalam kegiatan ini mencapai sekitar Rp1,25 miliar. Ini menjadi peluang yang sangat baik bagi UMKM Subang untuk terus berkembang dan memperluas pasar," Ujarnya pada Kamis (30/7/2026).
Menurut H. Ratna, keterlibatan PHRI bersama PLUT UMKM Subang merupakan bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal agar produknya dapat terserap oleh sektor perhotelan, restoran, dan usaha pariwisata lainnya.
Ia menilai, kemitraan seperti ini penting karena tidak hanya membuka peluang penjualan, tetapi juga mendorong UMKM meningkatkan kualitas produk agar mampu memenuhi kebutuhan pasar.
"Kami berharap kerja sama seperti ini tidak berhenti di satu kegiatan saja. Justru setelah ini hubungan antara UMKM dengan dunia usaha bisa terus berlanjut sehingga memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," katanya.
Sementara itu, keikutsertaan PLUT UMKM Subang sebagai agregator menjadi salah satu upaya untuk menjembatani pelaku usaha mikro dengan calon pembeli maupun mitra bisnis dari berbagai daerah. Sebanyak 52 UMKM yang difasilitasi berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari makanan dan minuman, kerajinan, hingga produk olahan khas daerah.
KUMITRA Jambore 2026 Menjadi Ajang Mempertemukan Pelaku UMKM
KUMITRA Jambore 2026 sendiri menjadi ajang mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai mitra usaha, sehingga membuka peluang kerja sama yang lebih luas. Selain transaksi bisnis, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun jaringan, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam menghadapi persaingan pasar.
Ratna berharap semakin banyak UMKM Subang yang mampu naik kelas melalui program-program kemitraan seperti KUMITRA Jambore.
"Harapan kami, semakin banyak UMKM Subang yang memiliki kesempatan menjalin kerja sama dengan dunia usaha. Dengan begitu, usaha mereka bisa berkembang, penjualan meningkat, dan pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah," pungkasnya.(hdi/ysp)
