Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polusi Asap di Kota Subang dari Kebakaran Eks TPA Panembong, Bupati: Residu dari Proses Pendinginan

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|06:52 WIB
Bagikan:
Polusi Asap di Kota Subang dari Kebakaran Eks TPA Panembong, Bupati: Residu dari Proses Pendinginan
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, BR, S.IP., meninjau langsung lokasi eks TPA Panembong/Humas Pemkab Subang.

SUBANG - Belakangan ini polusi asap di Kota Subang dikeluhkan warganet. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita, BR, S.IP., meninjau langsung lokasi yang diduga asal dari asap tersebut, yakni kebakaran sampah di bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Panembong, Kelurahan Parung, Kecamatan Subang, Rabu (15/07/2026)

Bupati Subang, Kang Rey, bergerak cepat menindaklanjuti maraknya laporan dan keluhan masyarakat melalui media sosial terkait aroma tidak sedap yang dirasakan warga, khususnya di wilayah Kecamatan Subang. Setelah ditelusuri, keluhan tersebut berasal dari asap kebakaran eks TPA Panembong.

Kang Rey menjelaskan, fenomena kebakaran eks TPA Panembong tersebut terjadi akibat adanya gas metana yang terbentuk dari timbunan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun.

"Jadi, bekas TPA Panembong yang sebenarnya sudah tidak digunakan, tapi ternyata di bawah timbunan sampah, ada gas metana yang dipicu, bisa jadi oleh korek gas, atau bekas rokok yang dibuang tanpa sadar dan memicu percikan, padahal ada gas metana yang cukup banyak” jelasnya.

Asap di Kota Subang

Terkait asap yang masih keluar dan mengganggu masyarakat, Kang Rey menuturkan bahwa hal tersebut merupakan residu dari proses pendinginan yang dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Subang, BPBD, PMI, serta Tagana. Hingga hari ini, proses penanganan tersebut telah menggunakan sedikitnga 40 tangki air.

"Kalau di permukaan tidak terbakar, tapi yang di dalamnya terbakar, ketika dipadamkan asapnya keluar seperti saat membakar sate” ungkapnya

Langkah pendinginan timbunan sampah tersebut sangat penting karena apabila tidak dilakukan, berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar serta menghasilkan asap yang lebih pekat dan membahayakan kesehatan masyarakat.

"Dengan alat berat untuk mengisolir luasan sampah yang masih ada apinya di bawah. Setiap jam kita semprot terus dengan air, karena kalau tidak dipadamkan atau didinginkan, apinya bisa membesar dan asapnya semakin pekat dan berbahaya. Bahkan ada 1 petugas yang mengalami mimisan akibat asapnya yang memang cukup berbahaya” paparnya

Kang Rey pun menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bersama seluruh pihak terkait, terus berupaya memadamkan api, namun menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah ke eks TPA Panembong tersebut, agar tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat memicu kebakaran sampah di kemudian hari.

"Kita terus berupaya agar api dan asap segera reda. Ini terus stand by bahkan per 15 menit ganti mobil tangki. Ini salah satu alasan TPA yang ditutup, tidak boleh ada kegiatan pembuangan sampah. Tolong TPA yang ditutup jangan digunakan lagi”tegasnya

Selain eks TPA Panembong, Kang Rey juga akan menutup titik pembuangan sampah yang ada di Jalancagak, agar kejadian serupa tidak terjadi.

"Yang di sini dan Jalancagak dalam waktu dekat kita tutup, agar tidak terjadi seperti ini lagi” jelasnya

Selain upaya jangka pendek, Kang Rey telah menganggarkan di tahun 2026 untuk dibangun 4 TPS 3R, sebagai percontohan dalam upaya menanggulangi masalah persampahan yang ada di Kabupaten Subang. 

Harapannya, di tahun 2028 seluruh Kecamatan di Kabupaten Subang memiliki TPS 3R.

Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Subang, Kasatpoldam Subang, para petugas, serta masyarakat sekitar yang hadir. (rls/idr)

Berita Terbaru

Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Kisah WNI Dipenjara di Malaysia Gegara Puntung Rokok, Berawal dari Denda RM1.000

Nasional5 menit lalu
Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Total 26 Hari, Ini Daftar Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2027 beserta Link SKB 3 Menteri

Nasional20 menit lalu
Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang45 menit lalu
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat1 jam lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang1 jam lalu
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga1 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional2 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional2 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang2 jam lalu