SMK PGRI Subang Optimistis Capai 612 Siswa Baru

PASUNDANEKSPRES.ID-SMK PGRI Subang menunjukkan optimisme tinggi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Meski persaingan dengan sekolah negeri semakin ketat, sekolah swasta ini tetap yakin mampu mencapai target penerimaan sebanyak 612 siswa baru.
Ketua SPMB SMK PGRI Subang, Nuryaman, mengungkapkan hingga pertengahan Mei 2026 jumlah pendaftar telah menembus angka lebih dari 300 calon siswa.
Menurutnya, jumlah tersebut masih sejalan dengan tren tahun sebelumnya dan diperkirakan akan terus bertambah setelah proses seleksi di sekolah negeri selesai.
"Kalau saya selalu berpikir optimis. Insyaallah sesuai dengan yang diharapkan. Yang terpenting bagi kami adalah terus meningkatkan pelayanan dan kualitas pendidikan," ujar Nuryaman.
Ia menjelaskan, target 612 siswa nantinya akan dibagi ke dalam 17 rombongan belajar (rombel). Dengan kapasitas tersebut, pihak sekolah telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, tenaga pendidik, serta program unggulan agar seluruh siswa mendapatkan pendidikan yang maksimal.
SMK PGRI Subang Fokus Pada Kualitas
Menurutnya, persaingan antara sekolah negeri dan swasta merupakan hal yang wajar. Namun, sekolah swasta harus memiliki keunggulan tersendiri agar tetap menjadi pilihan masyarakat. Salah satu kekuatan SMK PGRI Subang adalah fokus pada kualitas lulusan yang siap kerja dan mampu bersaing di dunia industri.
"Output yang dihasilkan menjadi hal paling penting. Kami ingin lulusan SMK PGRI Subang benar-benar memiliki keterampilan dan karakter yang dibutuhkan oleh dunia kerja," ungkapnya kepada Pasundan Ekspres, beberapa waktu lalu.
SMK PGRI Subang juga terus memperkuat kerja sama dengan berbagai perusahaan dan stakeholder industri. Melalui program kelas industri dan kemitraan strategis, banyak lulusan yang mendapatkan kesempatan langsung untuk bekerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Selain aspek akademik, sekolah juga menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter siswa. Nuryaman menilai peran orang tua sangat penting dalam membangun motivasi dan kedisiplinan anak agar tidak mudah menyerah dalam proses belajar.
Ia menambahkan bahwa regulasi SPMB saat ini memberikan kesempatan bagi calon siswa untuk memilih beberapa sekolah. Hal tersebut menjadi peluang bagi sekolah swasta untuk menerima siswa yang tidak lolos di pilihan sekolah negeri, terutama pada pilihan kedua dan ketiga.
"Biasanya setelah pengumuman sekolah negeri, pendaftaran di sekolah swasta meningkat cukup signifikan. Karena itu kami tetap optimistis target 612 siswa bisa tercapai," ujarnya.
Dengan komitmen pada pelayanan prima, kualitas pendidikan, dan jaminan kesiapan kerja bagi lulusan, SMK PGRI Subang terus memperkuat posisinya sebagai salah satu sekolah kejuruan swasta unggulan di Kabupaten Subang.(znl/sep)
