Truk Nekat Melintas Saat Nataru, Bupati Subang Ini Jalan Negara!

PAUNDANEKSPRES.ID - Bupati Subang, Reynaldi Putra, kembali turun langsung ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Purwadadi. Sidak tersebut dilakukan menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait aktivitas truk besar yang nekat beroperasi di luar jam operasional, khususnya selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Aksi tegas itu diungkapkan langsung oleh Reynaldi melalui unggahan di akun Instagram resminya, @reynaldyputraofficial. Dalam unggahan tersebut terlihat Bupati Subang menghentikan sejumlah truk yang masih melintas meski telah ada larangan tegas dari pemerintah.
Dalam video yang beredar, Reynaldi tampak geram karena truk-truk tersebut tetap melintas di ruas jalan yang sedang dalam tahap pembangunan.
“Sekarang itu lagi libur Nataru, tanpa hari libur itu hari Sabtu Minggu kendaraan besar kan tahu nggak boleh lewat. Ini sampai sekarang nyelonong aja. Tadi saya berhentiin, kabur mobilnya, saya suruh berhenti malah maju terus,” ujar Reynaldi.
Ia menegaskan bahwa jalan yang dilalui truk tersebut merupakan jalan negara yang dibangun menggunakan uang rakyat, sehingga tidak boleh dirusak oleh kendaraan yang melanggar aturan.
“Ini kan jalan bukan punya kalian, ini jalan negara. Sekarang lagi dibangun, habis-habisan pakai uang negara. Kalau tiap hari dilalui seperti ini terus, habis pak,” tegasnya.
Lebih lanjut, Reynaldi menjelaskan bahwa larangan operasional truk besar selama libur Natal dan Tahun Baru memiliki dasar hukum yang jelas. Pemerintah pusat melalui Surat Kementerian Perhubungan secara resmi melarang kendaraan angkutan besar beroperasi selama periode libur Nataru.
“Saya sudah bikin aturan jam operasional, apalagi sekarang ditambah libur Nataru. Sudah ada surat dari Kementerian Perhubungan bahwa kendaraan besar tidak boleh lewat selama libur Nataru,” jelasnya.
Di tingkat daerah, larangan tersebut diperkuat dengan Peraturan Bupati (Perbup) Subang Nomor 21 Tahun 2025 tentang pembatasan jam operasional kendaraan truk di wilayah Kabupaten Subang. Pemerintah daerah menegaskan akan terus melakukan pengawasan guna menjaga kondisi jalan serta keselamatan pengguna jalan lainnya.
