Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

UPTD Pengelolaan Pertanian Patokbeusi Sosialisasikan Perubahan Juknis Pupuk Bersubsidi

D
Dadan RamdanEditor: Asep
|19:30 WIB
Bagikan:
UPTD Pengelolaan Pertanian Patokbeusi Sosialisasikan Perubahan Juknis Pupuk Bersubsidi
UPTD Pertanian Kecamatan Patokbeusi saat mensosialisasikan soal Juknis distribusi pupuk bersubsidi kepada Gapoktan, Poktan dan kios pupuk pengecer resmi di aula kantor UPTD Pertanian Patokbeusi, Rabu (26/8/2026).(Dadan Ramdan/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pertanian Kabupaten Subang melalui UPTD Pengelolaan Pertanian Kecamatan Patokbeusi menggelar Sosialisasi Perubahan Petunjuk Teknis (Juknis) Pupuk Bersubsidi Tahun Anggaran (TA) 2026. Kegiatan yang dirangkaikan dengan Pembaruan (Update) Data Pupuk Bersubsidi untuk TA 2027 ini berlangsung pada Rabu (26/8/2026) di Aula Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Patokbeusi.

Agenda strategis ini dihadiri oleh PT. Pupuk Indonesia, Kios resmi binaan, ketua Gapoktan dan perwakilan ketua kelompok tani masing-masing desa.

Kepala UPTD Pengelolaan Pertanian Kecamatan Patokbeusi

Kepala UPTD Pengelolaan Pertanian Kecamatan Patokbeusi, Haris Ismail, menegaskan bahwa sosialisasi ini sangat krusial agar seluruh instrumen pertanian di tingkat kecamatan memahami regulasi terbaru dari pemerintah pusat. 

Perubahan juknis dilakukan untuk memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan lebih tepat sasaran, transparan, dan akuntabel kepada para petani yang benar-benar berhak menerima. 

"Perubahan juknis ini wajib dipahami bersama agar penyaluran di lapangan berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel bagi petani yang berhak," ujar Haris kepada Pasundan Ekspres.

Terkait persiapan TA 2027, Haris berharap pembaruan data yang dilakukan sejak dini dapat mengantisipasi kendala administratif di lapangan. Langkah proaktif ini diambil agar tidak ada lagi nama petani yang terlewat dalam sistem e-RDKK (Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok). 

Ia menekankan bahwa kerja sama yang solid antara penyuluh, ketua kelompok tani, dan pemerintah desa menjadi kunci utama dalam menjaga akurasi data tersebut. Di akhir arahannya, Haris berpesan kepada seluruh kelompok tani dan pengecer resmi untuk memperkuat fungsi pengawasan di lapangan.

Diapun menegaskan tidak boleh ada oknum yang menyalahgunakan alokasi pupuk bersubsidi. Para petani juga diimbau untuk segera melaporkan jika menemukan kendala distribusi demi menjaga stabilitas dan produktivitas pangan di wilayah Patokbeusi.(dan/sep)

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang7 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang8 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang8 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle10 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle11 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional12 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga12 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional13 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional13 jam lalu