Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Jalancagak Keluhkan Air PDAM Kecil, PDAM Akui Gangguan dan Siapkan Solusi

H
Hadi MartadinataEditor: Rian Alfian
|16:35 WIB
Bagikan:
Warga Jalancagak Keluhkan Air PDAM Kecil, PDAM Akui Gangguan dan Siapkan Solusi
Dirut PDAM Subang Lukman NH bersama Dirtek Nana saat berada di Pemerintah Desa Jalancagak pada Kamis (30/4/2026). Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

SUBANG - Permasalahan distribusi air bersih dari PDAM di Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, kembali dikeluhkan warga. Sejumlah wilayah seperti RT 10, RT 11, hingga RT 13 dilaporkan mengalami aliran air kecil sejak lama, bahkan terjadi secara berulang hingga saat ini.

Perwakilan desa menyampaikan bahwa keluhan tersebut bukan persoalan baru. Warga telah lama mengeluhkan debit air yang kecil, terutama di beberapa titik yang cukup padat penduduk.

Warga Jalancagak Keluhkan Air PDAM

“Masalah ini sebenarnya sudah lama. Air kecil terutama di RT 13, juga di RT 11 dan RT 10. Itu sudah dibuktikan juga oleh pihak kecamatan,” kata Kepala Desa Jalancagak Indra Zainal  saat diwawancarai Pasundan Ekspres pada Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, salah satu penyebab yang berkembang di lapangan adalah adanya pembagian distribusi air antara siang dan malam akibat meningkatnya jumlah pelanggan. Selain itu, diduga juga adanya keterbatasan sarana seperti alat pendorong (booster) yang berdampak pada tekanan air ke pelanggan.

Indra menjelaskan, pada awalnya PDAM Jalancagak dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. Namun seiring bertambahnya pelanggan, kapasitas layanan dinilai belum sepenuhnya mampu mengimbangi peningkatan kebutuhan.

Bahkan, pada 2024 lalu pihak desa mengaku sempat melayangkan somasi kepada PDAM setelah adanya sekitar 10 kepala keluarga yang mengalami gangguan air hingga tiga bulan, namun tetap dikenakan biaya abonemen.

“Saat itu kami minta segera diperbaiki dan memang ditindaklanjuti, tapi tetap saja airnya kecil,” ujarnya.

Keluhan warga yang terus berdatangan ke kantor desa membuat pihak desa berupaya menjembatani komunikasi dengan PDAM. Namun, menurutnya, respons dari pihak terkait sempat dirasakan kurang optimal, sehingga keluhan tersebut sempat mencuat di media sosial.

“Setelah viral, akhirnya pihak direktur turun langsung ke lapangan dan melihat kondisi sebenarnya,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Teknik PDAM Subang, Nana Ruhana, S.T., mengakui adanya penurunan pelayanan air sejak Februari hingga saat ini.

Menurutnya, penurunan tersebut disebabkan berkurangnya debit air produksi dari sumber mata air Cipondok sekitar 5 liter per detik.

“Penurunan debit ini berdampak pada kontinuitas pelayanan. Yang sebelumnya bisa mengalir sekitar 10 jam, sekarang di beberapa wilayah menjadi di bawah itu,” jelasnya.

Nana menjelaskan, berkurangnya debit air kemungkinan besar disebabkan oleh dampak longsor yang mengakibatkan adanya sumbatan pada jaringan pipa.

Material seperti tanah dan batu diduga masuk ke dalam pipa sehingga menghambat aliran air.

“Kemungkinan besar akibat longsor. Ada sumbatan di jaringan pipa, dan saat ini kami sedang mencari titik sumbatan tersebut,” ujarnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, PDAM Subang telah menyiapkan sejumlah langkah jangka pendek dan jangka panjang.

Dalam jangka pendek, PDAM akan melakukan normalisasi jaringan untuk mengembalikan debit air yang berkurang, serta memasang pompa dari reservoir Kasomalang guna meningkatkan stabilitas distribusi air ke wilayah Jalancagak.

“Dengan pemasangan pompa, pelayanan akan lebih stabil. Walaupun debit belum maksimal, kontinuitas bisa lebih baik,” kata Nana.

Sementara itu, solusi jangka panjang yang disiapkan adalah pemanfaatan sumber mata air alternatif, yakni mata air Cikanyere di wilayah Curugrendeng.

“Sekitar 10 persen dari potensi mata air Cikanyere bisa dimanfaatkan, dan ini menjadi solusi untuk pelayanan jangka panjang, khususnya di wilayah Ciseti dan sekitarnya,” jelasnya.

PDAM Subang juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi serta meminta warga untuk tetap bersabar.

“Kami memahami kebutuhan air sangat penting. Kami terus berupaya memaksimalkan pelayanan,” ujar Nana.

Masyarakat yang mengalami keluhan juga diminta untuk menyampaikan laporan melalui kantor cabang PDAM Jalancagak agar dapat segera ditindaklanjuti.

Sementara itu, Direktur Umum PDAM Subang, Lukman N.H., mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara PDAM dan Pemerintah Desa Jalancagak dalam menangani permasalahan ini.

Ia berharap komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan PDAM dapat terus ditingkatkan agar solusi yang diambil lebih cepat dan tepat sasaran.(hdi)

Berita Terbaru

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Panitia Pilkades Wantilan Subang Soroti Akurasi Data Pemilih

Subang33 menit lalu
Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Kabel Udara di 63 Ruas Jalan Kota Bandung Sudah Diturunkan

Bandung Barat42 menit lalu
Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Menteri PKP Larang Pungutan Bantuan Bedah Rumah, Subang Dapat 1.372 Unit

Subang1 jam lalu
Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Stop Sugar Craving! Ini Lho Cara Kurangi Konsumsi Makanan Manis

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

7 Tips Olahraga Saat Cuaca Panas Agar Tetap Aman dan Sehat

Lifestyle2 jam lalu
Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Cara Pakai QRIS ShopeePay dengan Mudah, Bayar Apapun Cukup Scan!

Lifestyle3 jam lalu
Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Dugaan Pungli Rp250 Juta Gegerkan Pondok Bambu, Siapa Sebenarnya Nur Mariyana Putri?

Nasional3 jam lalu
Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Rekomendasi Tempat Jual Emas Harga Tinggi di Subang, Bisa Tanpa Surat!

Lifestyle4 jam lalu
Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle4 jam lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional6 jam lalu