Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Resah Aktivitas Galian Tanah di Desa Bendungan Subang Masih Berjalan

I
Inessia Nabila MEditor: Heru Ramdani
|13:50 WIB
Bagikan:
Warga Resah Aktivitas Galian Tanah di Desa Bendungan Subang Masih Berjalan
Aktivitas galian tanah merah di Desa Bendungan, Subang membuat sejumlah warga resah dengan keberadaan aktivitas galian tersebut. (Foto: Screenshot Instagram @pasundanekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Aktivitas galian tanah merah di Desa Bendungan, Kecamatan Pagaden Barat, Subang yang masih beroperasi membuat masyarakat sekitar mengeluhkan dampak dari aktivitas tersebut.

Sejumlah warga mengkhawatirkan dampak aktivitas galian tanah yang mengancam keberadaan makam yang lokasinya berdekatan dengan galian tersebut.

Kondisi tersebut membuat para warga hanya bisa pasrah lantaran tidak bisa berbuat apa-apa untuk menghentikan aktivitas galian tanah yang telah berlangsung selama satu tahun itu.

Dampak aktivitas galian ini juga menimbulkan kerusakan lingkungan di sekitar Desa Bendungan, mulai dari infrastruktur jalan yang rusak hingga masalah kesehatan.

Salah seorang warga Desa Bendungan mengungkapkan kondisi jalan menjadi licin saat musim hujan sedangkan saat musim kemarau debu tanah bertebaran yang dapat mengganggu kesehatan pengguna jalan.

"Jalan yang dulunya cukup baik sekarang rusak. Kalau hujan licin, kalau panas debunya tebal. Setiap hari kami harus ekstra hati-hati, terutama anak-anak yang berangkat sekolah, lansia, dan pengendara motor," ucap warga kepada Pasundan Ekspres, Jumat (17/1/2026).

Selain itu, warga juga mengeluhkan masalah kesehatan mulai dari batuk hingga sesak napas akibat aktivitas galian tanah merah yang masih beroperasi hingga saat ini.

"Debunya masuk ke rumah, kami jadi sering bersih-bersih. Ada juga warga yang mengeluh batuk dan sesak napas. Kenyamanan yang dulu kami rasakan sekarang sudah jauh berkurang," katanya.

Warga berharap pemerintah setempat agar segera menindak tegas aktivitas galian tanah merah di Desa Bendungan yang diduga belum berizin itu. (inm)

Berita Terbaru

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Kronologi Ledakan di San Antonio Pakuwon City Surabaya, Dipicu Kebocoran Gas

Nasional40 menit lalu
Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Impor Mobil CBU Indonesia Anjlok 47,8 Persen, Apa Dampaknya ke Pasar Mobil?

Nasional55 menit lalu
Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta1 jam lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional1 jam lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle1 jam lalu
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional1 jam lalu
Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Headline1 jam lalu
DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

Karawang1 jam lalu
Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Nasional1 jam lalu