Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

10 Korban Longsor Cisarua Belum Teridentifikasi Dimakamkan Secara Massal

I
Ijang Samsu RijalEditor: Yusup Suparman
|17:58 WIB
Bagikan:
10 Korban Longsor Cisarua Belum Teridentifikasi Dimakamkan Secara Massal
Sebanyak 10 korban longsor di Desa Pasirlangu Cisarua yang belum berhasil teridentifikasi akhirnya dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) tanah mati kampung Barunyatuh, Bandung Barat pada Jumat, (27/2/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebanyak 10 korban longsor di Desa Pasirlangu Cisarua yang belum berhasil teridentifikasi akhirnya dimakamkan secara massal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) tanah mati kampung Barunyatuh, Bandung Barat pada Jumat, (27/2/2026).

Pemakaman dilakukan setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) menuntaskan proses identifikasi namun tidak menemukan kecocokan data ante - mortem dengan hasip uji DNA. Pemulasaraan jenazah dan pemakaman tetap dilakukan secara layak sesuai dengan standar kemanusiaan meski identotas korban belum diketahui

Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, menjelaskan bahwa pihaknya menerima penyerahan 10 jenazah dari RS Bhayangkara Sartika Asih sebelum dibawa ke lokasi pemakaman.

"Hari ini kami menerima penyerahan 10 jenazah dari RS Bhayangkara Sartika Asih. Setelah Salat Jumat, langsung dilaksanakan pemakaman," ujarnya.

Ia menambahkan, proses identifikasi telah dilakukan secara menyeluruh, baik melalui pengenalan fisik maupun pengambilan sampel DNA. Namun hingga batas waktu yang ditentukan, tidak ditemukan kecocokan data.

"Setelah melalui proses identifikasi oleh tim DVI, baik melalui pengenalan fisik maupun uji DNA, belum ditemukan kecocokan," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari total 80 target korban dalam masa tanggap darurat selama 14 hari yang diperpanjang tujuh hari, sebanyak 64 korban telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara 10 jenazah yang dimakamkan massal belum dapat dipastikan identitas maupun status kewarganegaraannya.

Sebagai langkah antisipasi, setiap makam diberi penanda berupa nomor post-mortem. Apabila di kemudian hari ditemukan kecocokan data atau hasil tes DNA, pemerintah membuka kemungkinan untuk penggantian batu nisan maupun pemindahan jenazah sesuai permintaan keluarga.

"Sebagian besar jenazah yang dimakamkan berupa potongan tubuh, meskipun ada juga yang dalam kondisi utuh. Seluruh hasil pencarian sudah diserahkan atau dimakamkan, tidak ada lagi yang tersisa dari proses evakuasi," tambahnya.

Meski demikian, berdasarkan data akhir, masih terdapat enam korban yang hingga kini belum ditemukan. Pencarian resmi telah dihentikan, namun pemantauan dan koordinasi tetap dilakukan oleh pihak terkait.(Ijr/ysp

Berita Terbaru

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga33 menit lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle34 menit lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang1 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional2 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional3 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional3 jam lalu
Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Danau Saguling di Bandung Barat Mengering, Warga Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Bandung Barat4 jam lalu