Asep Maulana Usung Program Unggulan untuk Desa Rancasari, Pelayanan Cepat hingga Cetak Petani Muda

SUBANG-Bakal calon Kepala Desa Rancasari, Kecamatan Pamanukan, Asep Maulana, mulai memaparkan sejumlah program unggulan yang akan menjadi prioritasnya apabila mendapat kepercayaan masyarakat untuk memimpin Desa Rancasari.
Program yang ditawarkan Asep menitikberatkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik, transparansi pemerintahan desa, pengembangan sumber daya manusia (SDM), hingga penguatan sektor olahraga dan pertanian.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah quick response terhadap aduan masyarakat. Asep menilai pemerintah desa harus hadir secara cepat dalam merespons berbagai persoalan maupun keluhan yang disampaikan warga.
Selain itu, ia berkomitmen mempermudah berbagai bentuk pelayanan masyarakat. Menurutnya, pelayanan pemerintahan desa harus dibuat lebih sederhana, cepat, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.
Dalam aspek tata kelola pemerintahan, Asep juga mengusung program transparansi anggaran. Pengelolaan keuangan desa, kata dia, harus dilakukan secara terbuka dan dapat diketahui masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah desa.
“Pelayanan kepada masyarakat harus cepat dan mudah. Kami juga ingin membangun pemerintahan desa yang transparan sehingga masyarakat dapat mengetahui bagaimana anggaran desa dikelola,” ujar Asep Maulana.
Tak hanya fokus pada pelayanan pemerintahan, Asep juga menaruh perhatian terhadap peningkatan kualitas SDM masyarakat. Ia berencana mendorong berbagai pelatihan dan kegiatan pengembangan keterampilan agar masyarakat memiliki kemampuan yang dapat menunjang kemandirian ekonomi.
"Di bidang kepemudaan dan olahraga, saya ingin kembali menggairahkan olahraga rakyat di Desa Rancasari. Karena kegiatan olahraga bukan hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk beraktivitas dan mengembangkan potensi," ungkapnya.
Sementara di sektor pertanian, salah satu gagasan yang diusung adalah mendorong lahirnya petani-petani muda. Asep menilai regenerasi petani penting untuk menjaga keberlanjutan sektor pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi bagi generasi muda desa.
“Petani muda harus mulai kita dorong. Pertanian jangan sampai hanya menjadi pekerjaan generasi sebelumnya, tetapi harus menjadi sektor yang menarik dan memiliki masa depan bagi anak-anak muda,” kata Asep.
Selain program-program tersebut, Asep juga menegaskan pentingnya menjaga kualitas hasil pembangunan. Ia ingin pembangunan desa tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi memperhatikan mutu, manfaat, serta keberlanjutannya sehingga benar-benar dirasakan masyarakat.
Dengan sejumlah program tersebut, Asep Maulana berharap Desa Rancasari ke depan dapat memiliki tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, transparan, serta mampu mendorong peningkatan kualitas hidup dan kemandirian masyarakat.
“Intinya, pembangunan desa harus kembali kepada kepentingan masyarakat. Pemerintah desa harus hadir, mendengar, dan memberikan solusi atas kebutuhan warga,” pungkasnya. (cdp/ysp)
