Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bupati Purwakarta Klarifikasi Terkait Lagu "Lalaki Langit Lalanang Bejat"

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|20:21 WIB
Bagikan:
Bupati Purwakarta Klarifikasi Terkait Lagu "Lalaki Langit Lalanang Bejat"
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein saat memeberika klarifikasi terkait lagu “Lalaki Langit, Lalanang Bejat”. (Gambar: ig @intiporia)

PASUNDANEKSPRES.ID - Media sosial belakangan ramai membahas lagu berbahasa Sunda berjudul “Lalaki Langit, Lalanang Bejat” yang diciptakan oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein. Lagu tersebut menjadi viral sekaligus memicu gelombang kritik karena liriknya dianggap mengandung stereotip dan dinilai merendahkan harkat perempuan.

Sejumlah penggalan lirik menjadi sorotan publik dan menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk tokoh seperti Atalia Praratya. Kritik terutama diarahkan pada penggambaran mengenai kehamilan di usia sekolah serta kalimat bernada sindiran yang menjadikan tubuh perempuan sebagai bahan candaan.

Bupati Purwakarta Klarifikasi

Dikutip dari Akun Instagram @intiporia, menanggapi derasnya kritik tersebut, Om Zein akhirnya menyampaikan klarifikasi kepada publik.

Ia menegaskan bahwa karya yang dibuat pada tahun 2020 itu sama sekali tidak ditujukan untuk menyudutkan perempuan. Menurutnya, lagu beserta puisi tersebut merupakan refleksi pribadi atas “kenakalan” perilakunya di masa lalu.

“Saya bersyukur Tuhan menciptakan saya jadi lelaki. Mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan, terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa menjaga diri,” jelas Om Zein, seraya menegaskan bahwa lagu tersebut merupakan bentuk kejujuran dalam mengakui ketidaksempurnaan dirinya semasa muda.

Bupati Purwakarta itu juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat. Ia mengakui bahwa setiap orang dapat memiliki penafsiran yang berbeda terhadap karyanya dan meminta maaf atas polemik serta ketidaknyamanan yang muncul akibat lagu tersebut.

Ia berharap lagu tersebut dapat dipahami sebagai pengingat bagi dirinya sendiri untuk terus memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik, bukan sebagai bentuk sentimen negatif ataupun serangan terhadap pihak mana pun.

Berita Terbaru

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang47 menit lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional10 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang12 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang12 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu