Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jadi, Air Aqua Subang dari Pegunungan atau Sumur Bor?

M
Muhammad FaisalEditor: Yusup Suparman
|08:20 WIB
Bagikan:
Jadi, Air Aqua Subang dari Pegunungan atau Sumur Bor?
SIDAK: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan sidak ke pabrik air mineral Aqua Subang beberapa Waktu.

SUBANG-Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi melakukan 'sidak' pada pabrik air mineral Aqua di Subang, beberapa Waktu lalu. Sidak ini sebagai bentuk tindaklanjut dari isu dampak lingkungan yang mencuat.

Aksinya tersebut direkam dan diunggah di akun media sosial pribadinya dan seketika menjadi viral di tengah masyarakat.
Dalam sidaknya tersebut, Dedi mengklaim menemukan kejanggalan ketika dirinya meminta untuk menunjukan lokasi pengambilan sumber air pabrik Aqua tersebut.

Ia mengatakan, air Aqua yang selama ini diketahui berasal dari air pegunungan ternyata berasal dari sumur bor dengan kedalaman mencapai 100 hingga 130 meter.

"Oh ini airnya dibor? saya kira air permukaan, air dari mata air. Ternyata bukan dari mata air, tapi dari sumur pompa dalam," ujar Dedi Mulyadi dalam video unggahannya tersebut.

Dedi pun mengaitkan hal ini dengan kerusakan lingkungan, mulai dari perubahan tata air, hingga bencana ekologis di wilayah sekitarnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak Aqua sontak memberikan klarifikasi terhadap klaim tersebut.

Dalam laman resmi mereka, Aqua menegaskan bahwa air dari mereka merupakan berasal dari sumber air pegunungan yang terlindungi.

"Proses ini dilakukan oleh tim ahli dari berbagai disiplin ilmu seperti geologi, hidrogeologi, geofisika, dan mikrobiologi. Aqua hanya menggunakan air dari akuifer dalam (kedalaman 60–140 meter), bukan dari air permukaan atau air tanah dangkal," bunyi dari klarifikasi tersebut.

Lebih lanjut juga dijelaskan, bahwa akuifer ini terlindungi secara alami oleh lapisan kedap air, sehingga bebas dari kontaminasi aktivitas manusia dan tidak mengganggu penggunaan air masyarakat.

Hal ini juga berdasarkan hasil studi hidrogeologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Padjadjaran (Unpad) yang mengonfirmasi bahwa sumber air Aqua tidak bersinggungan dengan air yang digunakan masyarakat dan setiap penentuan titik sumber air Aqua telah melewati kajian dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.

Sementara itu, Komisi VI DPR RI menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak Danone Indonesia dan sejumlah stakeholder terkait buntut polemik sumber air mineral kemasan merek Aqua di Subang, Jawa Barat.

Kabarnya polemik ini mencuat setelah Gubernur Jawa Barat 'Dedi Mulyadi' melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu pabrik Aqua dan menemukan bahwa sumber air yang digunakan berasal dari sumur bor, bukan dari mata air pegunungan murni sebagaimana yang banyak dipercaya masyarakat setempat

"Saya akan rekomendasikan untuk dipanggil (Danone Indonesia dan stakeholder terkait),'" kata Anggota Komisi VI DPR Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, dikutip dari RMOL, Kamis (23/10/2025).

Kawendra menambahkan, jadwal pemanggilan kemungkinan dilakukan setelah masa reses DPR berakhir pada November mendatang.
"Pastinya masa sidang, nanti diobrolin dengan yang lain (Anggota Komisi VI DPR RI)," ujarnya.(fsh/idr/ysp)

Berita Terbaru

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga53 menit lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle54 menit lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional2 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional3 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional4 jam lalu