Kisah IPDA Yuda Nugraha Menahan Rindu Lebaran Bersama Keluarga, Demi Tugas Negara Amankan Arus Mudik

PASUNDANEKSPRES.ID - Di tengah riuhnya arus mudik Lebaran yang melintasi ruas Tol Cipali, terselip kisah pengabdian seorang polisi yang memilih menunda kepulangan demi memastikan jutaan pemudik tiba dengan selamat. Ia adalah KBO Satlantas Polres Subang, IPDA Yuda Nugraha.
Pria asal Bandung ini tahun ini kembali tidak bisa merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Tugas pengamanan lalu lintas dalam Operasi Ketupat membuatnya harus siaga penuh di jalur vital, tepatnya di ruas Tol Cipali KM 123, perbatasan Subang–Indramayu.
Di lokasi tersebut, IPDA Yuda bersama jajarannya berjibaku mengatur arus kendaraan yang terus meningkat, terutama saat pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah (one way). Di bawah terik matahari maupun dinginnya malam, ia tetap berdiri tegak memastikan arus tetap lancar dan aman.
Bagi IPDA Yuda, momen Lebaran bukan sekadar soal berkumpul bersama keluarga, tetapi juga tentang pengabdian. Ia menyadari betul bahwa kehadirannya di jalan raya menjadi bagian penting dari keselamatan ribuan bahkan jutaan pemudik.
“Sebagai anggota Polri, kami sudah memahami konsekuensi tugas. Saat masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga, kami justru harus hadir di lapangan untuk memastikan perjalanan mereka aman dan lancar,” ujar IPDA Yuda Nugraha.
Meski rasa rindu tak bisa dihindari, ia mengaku telah terbiasa dengan kondisi tersebut. Komunikasi dengan keluarga tetap terjalin melalui sambungan telepon, menjadi penguat di tengah padatnya tugas.
“Jujur pasti ada rasa rindu, apalagi keluarga di Bandung menunggu. Tapi ini sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kami. Saya hanya berharap masyarakat bisa mudik dengan selamat, itu sudah menjadi kebahagiaan tersendiri,” ungkapnya.
Menurutnya, pengamanan arus mudik bukan hanya soal mengurai kemacetan, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan. Ia pun mengimbau para pemudik agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan.
Di balik seragam dan peluit yang ia genggam, tersimpan pengorbanan yang tak selalu terlihat tentang rindu yang ditunda, demi tugas yang harus ditunaikan. (cdp)
