Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pedagang Nanas di Subang Khawatir Ada Penertiban Bangunan

H
HubaEditor: Huba
|08:00 WIB
Bagikan:
Pedagang Nanas di Subang Khawatir Ada Penertiban Bangunan
PENJUAL NANAS: Warung penjual nanas yang berada di Desa Bunihayu Kecamatan Jalancagak.

SUBANG–Rencana penertiban pedagang di wilayah Subang Selatan menimbulkan kekhawatiran di kalangan pedagang nanas, yang selama ini menggantungkan hidup dari hasil pertanian dan penjualan buah tersebut.

Kekhawatiran ini muncul setelah adanya penggusuran bangunan liar di Dawuan, Kalijati, yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Subang Selatan, khususnya daerah Jalancagak, dikenal sebagai sentra produksi nanas terbesar di Kabupaten Subang. Buah ini telah menjadi ikon daerah, dengan banyak pedagang menjajakan nanas di jongko-jongko sepanjang jalan. 

Namun, rencana penertiban yang diungkapkan oleh Indri dari Satpoldam Subang menimbulkan kekhawatiran bahwa keberadaan pedagang nanas akan terancam.

Rani, seorang penjual nanas di Jalancagak-Kasomalang, mengungkapkan kekhawatirannya. "Kalau ini digusur, saya bakal kehilangan mata pencaharian. Saya sangat bergantung pada jualan nanas," ucapnya pada Senin (5/5/2025). 

"Kalau benar akan dilakukan penertiban di Subang Selatan, harus dipertimbangkan lagi. Banyak yang akan terdampak, mulai dari petani nanas, pedagang, hingga ikon Subang sebagai kota nanas," ungkap Satria, pedagang lainnya.

Dede Andi, seorang petani nanas, juga merasa bingung, "Kalau pedagang-pedagang atau jongko di Subang Selatan ditertibkan, saya harus menjual kemana hasil pertanian nanas saya?"

Para pedagang dan petani berharap pemerintah tidak hanya mempromosikan nanas sebagai ikon Subang, tetapi juga mendukung keberadaan mereka. Mereka mengusulkan agar jongko-jongko kosong diisi kembali oleh pedagang nanas, sehingga tidak terlihat kumuh dan tetap mempertahankan ciri khas daerah.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Respons SBY soal Politik Indonesia Usai Isu Penyadapan, Prabowo Diingatkan Amanah Rakyat

Nasional39 menit lalu
Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Pengecekan pH Tanah pada Tanaman Padi di Desa Kumpay Jalancagak Kabupaten Subang

Riset dan Inovasi1 jam lalu
Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Kenali Tanah nya Panenpun Melimpah: Analisis pH Tanah Kebun Buah Naga Kiwari Farm

Riset dan Inovasi1 jam lalu
Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Kasus Penyadapan Presiden oleh Perwira Tinggi Polri, Yusril: Ini Masalah Serius bagi Negara

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Konflik Timur Tengah Picu Piala Asia 2027 Ditunda hingga Akhir Tahun

Olahraga1 jam lalu
Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Buruh Subang Minta Bupati Teken SK Dewan Pengupahan , Kejar Waktu Bahas Upah Buruh 2027

Headline1 jam lalu
DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

DP2KBP3A Subang Kejar Target KB Pria

Headline1 jam lalu
Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Harga BBM per 4 November 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia, Cek Daftar Lengkapnya

Nasional1 jam lalu
Bapperida Subang Dukung Inovasi Pangan Berbasis Protein Ikan untuk Bantu Atasi Stunting

Bapperida Subang Dukung Inovasi Pangan Berbasis Protein Ikan untuk Bantu Atasi Stunting

Headline1 jam lalu
Negara-Negara yang Memilih Membebaskan Pajak Pembalut, Indonesia PPN 11 Persen!

Negara-Negara yang Memilih Membebaskan Pajak Pembalut, Indonesia PPN 11 Persen!

Lifestyle1 jam lalu