Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polemik Perubahan Seragam Sekolah Baru di Tahun 2024

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|09:59 WIB
Bagikan:
Polemik Perubahan Seragam Sekolah Baru  di Tahun 2024
Perubahan Seragam Sekolah Baru. (Sumber Foto: Jambi Ekspres)

PASUNDAN EKSPRES - Terdapat narasi Nadiem Makarim yang menyatakan tentang aturan perubahan seragam sekolah baru beberapa waktu yang lalu dan membuat banyak pihak terkejut.

Respon warganet atas perubahan tersebut yakni melayangkan protes dan meminta Nadiem untuk 'turun' dari jabatannya sebagai Kemendikbud Ristek.

Ketentuan-ketentuan terbaru mengenai seragam sekolah masih mengacu pada Peraturan Mendikbud Ristek (Permendikbudristek) Nomor 50 Tahun 2022 yang statusnya masih berlaku, seperti yang dikutip dari laman resmi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH Kemendikbud Ristek).

Aturan baru ini disusun dengan tujuan utama untuk memprioritaskan kesetaraan di antara siswa tanpa memandang latar belakang sosial ekonomi mereka dan juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin di kalangan siswa.

"Orang tua dapat memilih. Tidak dipaksa, ya," jelas Nadiem, dikutip dari detikedu.

BACA JUGA:Prabowo Subianto Tinjau Makan Siang Gratis Sekolah di Cina.

BACA JUGA:Tahukah Ibu, Gizi Anak Usia Sekolah Berbeda? Ini Makanan Pendukungnya!

Aturan Perubahan Seragam Sekolah Baru 

Melihat ke belakang, aturan seragam sekolah tahun 2024 masih mengikuti ketentuan yang telah ada sebelumnya. 

Hal ini pun menandakan bahwa aturan tersebut masih mengacu pada Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022.

Berikut rinciannya:

  1. Pakaian seragam nasional Siswa SD dan SDLB: Atasan kemeja putih dengan bawahan celana atau rok merah hati.
  2. Pakaian seragam nasional siswa SMP dan SMPLB: Atasan kemeja putih dengan bawahan celana atau rok biru tua.
  3. Pakaian seragam nasional Siswa SMA, SMALB, SMK, dan SMKLB: Atasan kemeja putih dan bawahan celana atau rok abu-abu.

BACA JUGA:Sekolah Harus Memperhatikan Pengadaan Kegiatan Pesantren Kilat di Bulan Ramadan

Adapun jadwal penggunaan pakaian seragam nasional yakni digunakan paling sedikit setiap Senin dan Kamis, serta di hari pelaksanaaan upacara bendera.

Selain itu, seragam pramuka wajib digunakan pada hari yang sudah ditetapkan oleh masing-masing sekolah dan pakaian khas sekolah pun penggunaannya diatur sesuai dengan kewenangan sekolah tersebut. (pm)

Berita Terbaru

Daripada Menganggur, Rizal Memilih Jadi Tukang Parkir Demi Bertahan Hidup

Daripada Menganggur, Rizal Memilih Jadi Tukang Parkir Demi Bertahan Hidup

Headline2 menit lalu
AMI Awards 2026 Memanas! Musisi Angkat Isu Ketimpangan, Lingkungan, hingga Kebijakan Pemerintah

AMI Awards 2026 Memanas! Musisi Angkat Isu Ketimpangan, Lingkungan, hingga Kebijakan Pemerintah

Nasional8 menit lalu
Empat Tahun Menunggu, Ratusan Calon Kepala Sekolah Akhirnya Ikuti Pelatihan

Empat Tahun Menunggu, Ratusan Calon Kepala Sekolah Akhirnya Ikuti Pelatihan

Headline22 menit lalu
Yusril Sebut Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Mulai Mengarah ke Makar, Penyidik Masih Dalami Bukti

Yusril Sebut Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Mulai Mengarah ke Makar, Penyidik Masih Dalami Bukti

Nasional24 menit lalu
ADVERTISEMENT
TNI Buka Suara soal Pengerahan Besar-besaran Prajurit ke Jakarta, Statusnya Masih Siaga 3

TNI Buka Suara soal Pengerahan Besar-besaran Prajurit ke Jakarta, Statusnya Masih Siaga 3

Nasional41 menit lalu
Anggota DPRD Subang Dukung Upaya Pemberantasan Rokok Ilegal

Anggota DPRD Subang Dukung Upaya Pemberantasan Rokok Ilegal

Headline42 menit lalu
Jadwal Wakil Indonesia di R16 Korea Open 2026: Ginting vs Ng Ka Long Angus

Jadwal Wakil Indonesia di R16 Korea Open 2026: Ginting vs Ng Ka Long Angus

Olahraga45 menit lalu
Kasus Penyadapan Ilegal, DPR Desak Polri Gelar Sidang Etik

Kasus Penyadapan Ilegal, DPR Desak Polri Gelar Sidang Etik

Nasional1 jam lalu
Rute Kereta Api Jarak Jauh Terbaru Hadirkan Dua Layanan Baru, Ini Nama dan Relasinya

Rute Kereta Api Jarak Jauh Terbaru Hadirkan Dua Layanan Baru, Ini Nama dan Relasinya

Nasional1 jam lalu
Pasir Panyileukan Disulap Jadi Kawasan Wisata, Gubernur Jabar Dorong Penguatan Ekonomi Tiga Daerah

Pasir Panyileukan Disulap Jadi Kawasan Wisata, Gubernur Jabar Dorong Penguatan Ekonomi Tiga Daerah

Subang1 jam lalu