Satlantas Polres Subang Imbau Pengendara Tertib Lalu Lintas

PASUNDANEKSPRES.ID - Satlantas Polres Subang terus menggencarkan imbauan ketertiban berlalu lintas kepada masyarakat.
Upaya ini dilakukan menyusul masih tingginya potensi pelanggaran yang berisiko memicu kecelakaan dan kemacetan, khususnya dari kendaraan angkutan berat.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Subang, IPDA Herlina menyampaikan, kondisi ketertiban lalu lintas di wilayah Subang saat ini masih menjadi perhatian. Pihaknya tengah fokus menertibkan kendaraan angkutan berat yang dinilai rawan menimbulkan kecelakaan fatal.
“Secara umum masih menjadi atensi. Kami intensif menertibkan kendaraan angkutan berat karena berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal dan kemacetan,” terangnya sat diwawancara Pasundan Ekspres, Rabu (21/4/2026).
Sebagai langkah awal Satlantas Polres Subang bersama Dinas Perhubungan kabupaten dan provinsi telah memasang rambu larangan jam operasional bagi kendaraan angkutan berat di sejumlah titik.
Dalam pelaksanaan di lapangan, Herlina menyebut, petugas masih menemukan sejumlah pelanggaran yang dominan.
“Di antaranya kendaraan berat dengan kelebihan dimensi dan muatan (over dimension over load/ODOL), pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI, pelanggaran melawan arus dan menerobos lampu merah, pengendara di bawah umur, hingga kelengkapan surat kendaraan yang tidak dipenuhi,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya, penggunaan telepon genggam saat berkendara serta pengemudi mobil yang tidak mengenakan sabuk pengaman juga masih kerap ditemukan.
Menurut Herlina, rendahnya kesadaran masyarakat menjadi faktor utama tingginya pelanggaran. Banyak pengendara yang masih menganggap aturan lalu lintas hanya sebagai formalitas.
“Masih ada anggapan patuh hanya saat ada polisi. Selain itu, faktor ekonomi juga memengaruhi, terutama pada kendaraan angkutan berat yang sengaja membawa muatan berlebih,” katanya.
Meski demikian, pihaknya menegaskan akan terus melakukan edukasi secara berkelanjutan kepada seluruh pengguna jalan, baik pengendara roda dua, roda empat, maupun angkutan barang.
Salah satu imbauan yang kini digencarkan adalah pembatasan operasional kendaraan angkutan berat sesuai waktu yang telah ditentukan. Aturan tersebut telah dilengkapi dengan rambu di lapangan.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, Satlantas Polres Subang menjalankan program “Polantas Menyapa” melalui berbagai pendekatan.
Mulai dari sosialisasi langsung di jalan, pool truk, dan titik mangkal sopir, hingga pendekatan door to door ke komunitas pengemudi dan perusahaan angkutan.
Selain itu, kampanye keselamatan juga dilakukan melalui media sosial, pemasangan spanduk di titik rawan, serta program “Police Goes to School” yang menyasar pelajar.
“Edukasi kepada generasi muda menjadi kunci. Kami menyasar pelajar SMK dan SMA karena mereka berada di usia rawan berkendara,” ujarnya.
Program pembentukan Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah (PKS) juga terus didorong sebagai upaya menanamkan budaya tertib lalu lintas sejak dini.
Materi yang diberikan mencakup keselamatan berkendara, bahaya kebut-kebutan, serta pentingnya penggunaan helm.
Satlantas Polres Subang Jalin Sinergi dengan Berbagai Pihak
Satlantas Polres Subang juga menjalin sinergi dengan berbagai pihak, seperti Dinas Perhubungan untuk uji KIR dan penertiban angkutan berat, Jasa Raharja dalam sosialisasi dan pemberian santunan kecelakaan, serta Dinas Pendidikan untuk integrasi program keselamatan di sekolah.
Tak hanya itu, koordinasi juga dilakukan dengan pemerintah daerah, DPRD, TNI, Satpol PP, hingga komunitas transportasi dan ojek online guna mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Herlina mengajak seluruh masyarakat Subang untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas. Ia menegaskan bahwa kepatuhan bukan semata karena takut sanksi, melainkan demi keselamatan bersama.
“Tertib itu bukan karena takut polisi atau tilang, tapi karena kita sayang nyawa. Jalan raya milik bersama. Satu pelanggaran kecil bisa berakibat fatal,” katanya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan di jalan demi mewujudkan Subang yang lebih tertib dan maju.
“Mari kita sauyunan jaga lembur, jaga Subang,” pungkasnya.(cdp/ysp)
