Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian Puluhan Orang Korban Longsor Cisarua

PASUNDANEKSPRES.ID - Bencana longsor disertai banjir bandang menerjang Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, pada Sabtu, (24/1/2026), dini hari.
Peristiwa tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, sementara 82 warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bandung Barat Yunus mengatakan bencana terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, diawali suara gemuruh keras yang terdengar warga.
Tak lama kemudian, material tanah dan lumpur meluncur dari Kampung Pasirkuning hingga Kampung Pasir Kuda, Desa Pasirlangu.
“Saat kejadian warga mendengar suara gemuruh cukup kuat, kemudian material longsor bergerak dari arah Kampung Pasirkuning menuju Kampung Pasir Kuda dan disertai banjir bandang,” kata Yunus saat dikonfirmasi.
Akibat peristiwa tersebut, puluhan rumah warga tertimbun material longsor dan lumpur, sehingga menyebabkan kerusakan berat pada permukiman di sekitar lokasi terdampak. Berdasarkan data sementara, sedikitnya 30 unit rumah rusak berat dan ratusan warga terdampak.
Sementara itu, BPBD mencatat tujuh korban ditemukan meninggal dunia di awal penanganan, sedangkan puluhan warga lainnya masih dicari.
Proses evakuasi dan pencarian korban melibatkan personel kepolisian, TNI, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat yang bergotong royong melakukan penanganan darurat. Tim gabungan menyisir lokasi-lokasi yang diduga tertimbun material longsor.
Namun demikian, upaya pencarian terkendala medan yang berat, ketebalan material longsor, serta cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut. Kondisi tanah yang labil juga meningkatkan risiko bencana susulan.
“Kami tetap berupaya maksimal melakukan pencarian korban dengan mengutamakan keselamatan petugas di lapangan,” ujar Yunus
Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang dilaporkan mengguyur wilayah Cisarua sejak Jumat (23/1/2026) malam. Kondisi tersebut diduga menjadi pemicu longsor yang melanda Kampung Babakan RT 05 RW 11 Pasirkuning, Desa Pasirlangu.
BPBD mengimbau warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian untuk menjauhi area longsoran dan tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca dan struktur tanah yang masih tidak stabil.(jjr/ysp)
