Andhika Minta UMKM Disiapkan Hadapi Momentum Pertumbuhan Ekonomi Akhir Tahun

SUBANG – Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Gerindra, Andhika Surya Gumilar, meminta pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan menyiapkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi akhir tahun 2026.
Menurut Andhika, momentum peningkatan aktivitas ekonomi pada penghujung tahun harus dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM. Persiapan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan modal, tetapi juga menyangkut kemampuan pelaku usaha meningkatkan kualitas produk, memperluas pemasaran, menjaga ketersediaan barang, serta mengikuti perubahan perilaku konsumen.
Andhika menilai UMKM memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat. Karena itu, ketika aktivitas konsumsi masyarakat meningkat, pelaku UMKM harus berada dalam kondisi siap untuk menangkap peluang tersebut.
Hal tersebut juga berkaitan dengan upaya menjaga daya beli masyarakat. Sebelumnya, Andhika menekankan pentingnya pengendalian inflasi, penguatan sektor riil, serta perluasan akses permodalan dan pendampingan bagi UMKM agar masyarakat tetap memiliki ketahanan ekonomi di tengah berbagai dinamika.
“UMKM harus dipersiapkan sejak sekarang. Jangan sampai ketika permintaan meningkat, pelaku usaha justru belum siap dari sisi produksi, kualitas maupun pemasaran,” ucapnya pada Selasa (25/8/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah perlu memperkuat pendampingan kepada UMKM, terutama usaha yang memiliki potensi untuk berkembang dan memperluas pasar. Pendampingan dapat dilakukan melalui pelatihan manajemen usaha, pengemasan produk, pemasaran digital, pencatatan keuangan, legalitas usaha, hingga akses pembiayaan.
Selain itu, pelaku UMKM juga perlu didorong untuk memanfaatkan teknologi digital. Perubahan pola belanja masyarakat membuat pemasaran melalui media sosial dan platform digital semakin penting. UMKM yang mampu memanfaatkan teknologi dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau konsumen di luar wilayahnya.
Kondisi tersebut menjadi perhatian penting bagi Kabupaten Subang. Sebagai daerah yang memiliki aktivitas ekonomi dan potensi produk lokal yang beragam, penguatan UMKM dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan peran masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi daerah.
Andhika juga meminta agar program pemberdayaan UMKM tidak berhenti pada pemberian bantuan semata. Menurutnya, bantuan harus diikuti dengan pendampingan dan evaluasi sehingga pelaku usaha benar-benar mampu meningkatkan kapasitasnya.
Ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah, perbankan, dunia usaha, komunitas, serta pelaku UMKM. Sinergi tersebut diperlukan untuk membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus mempertemukan produk UMKM dengan konsumen maupun calon mitra usaha.
Andhika sendiri merupakan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan XI yang meliputi Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, dan Kabupaten Majalengka. Ia duduk di Komisi V DPRD Jawa Barat dan juga menjadi anggota Badan Anggaran.
Menjelang akhir tahun, ia berharap pelaku UMKM tidak hanya berorientasi pada peningkatan penjualan jangka pendek, tetapi juga mulai membangun usaha yang lebih kuat dan berkelanjutan. Penguatan kualitas produk, pelayanan konsumen, branding, serta kemampuan mengelola keuangan dinilai menjadi fondasi penting agar UMKM dapat berkembang.
Di tengah dinamika perekonomian saat ini, kesiapan UMKM menjadi semakin penting. Ketika aktivitas ekonomi meningkat, peluang pasar akan semakin terbuka. Namun, peluang tersebut hanya dapat dimanfaatkan secara optimal apabila pelaku usaha memiliki kapasitas produksi, kualitas produk, jaringan pemasaran, dan kemampuan manajemen yang memadai.
Karena itu, Andhika mendorong agar persiapan UMKM dilakukan jauh sebelum momentum peningkatan permintaan tiba. Dengan dukungan kebijakan yang tepat dan pendampingan yang konsisten, UMKM di Jawa Barat, diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.(hdi)
Hadi Martadinata/Pasundan EKspres
