Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Andhika Perkuat Pengawasan Program Pembangunan di Jawa Barat

H
Hadi MartadinataEditor: Indrawan Setiadi
|07:09 WIB
Bagikan:
Andhika Perkuat Pengawasan Program Pembangunan di Jawa Barat
Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Andhika Surya Gumilar, mendorong pemerintah daerah mempercepat langkah penanganan agar masyarakat yang terdampak kekeringan tidak semakin kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

SUBANG- Anggota DPRD Jawa Barat, Andhika Surya Gumilar, menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program pembangunan di Jawa Barat agar anggaran yang telah disiapkan benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat.

Memasuki momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Barat, Andhika menilai pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya anggaran maupun banyaknya program yang dijalankan. Menurutnya, ukuran keberhasilan pembangunan harus terlihat dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.

“Pembangunan harus dikawal dari perencanaan sampai pelaksanaan. Jangan sampai programnya bagus di atas kertas, tetapi ketika sampai ke masyarakat manfaatnya tidak maksimal,” ujar Andhika Pada Jum'at (21/8/2026). 

Menurutnya, fungsi pengawasan DPRD menjadi semakin penting di tengah banyaknya agenda pembangunan yang sedang berjalan di Jawa Barat. Pengawasan diperlukan untuk memastikan program tepat sasaran, kualitas pekerjaan sesuai perencanaan dan anggaran digunakan secara efektif.

Hal tersebut sejalan dengan arah pembangunan Jawa Barat saat ini yang menitikberatkan pada pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan konektivitas wilayah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama DPRD juga telah menyepakati arah KUA-PPAS 2027 dengan fokus menyelesaikan berbagai layanan dasar yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. 

Andhika mengatakan sektor seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial hingga penguatan ekonomi masyarakat harus menjadi perhatian dalam pengawasan.

“Jangan hanya mengejar serapan anggaran. Yang lebih penting adalah output dan manfaatnya. Apakah jalan yang dibangun berkualitas, apakah fasilitas pendidikan benar-benar dibutuhkan, apakah pelayanan kesehatan semakin mudah dan apakah program sosial tepat sasaran,” katanya.

Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi salah satu program strategis Pemprov Jabar. Hingga 9 Agustus 2026, sekitar 43,589 kilometer jalan kewenangan provinsi telah selesai diperbaiki atau dibangun dari target 149,801 kilometer pada tahun ini.

Menurut Andhika, capaian tersebut harus terus dikawal agar pembangunan tidak berhenti pada angka progres pekerjaan. Kualitas konstruksi dan manfaat bagi mobilitas masyarakat juga harus menjadi indikator utama.

Selain infrastruktur, pengawasan juga penting dalam program sosial. Pemprov Jabar saat ini, misalnya, tengah mengawal Program 3 Juta Rumah dengan penekanan pada akurasi data penerima manfaat, pelaksanaan pembangunan dan pengawasan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. 

Andhika berharap masyarakat turut berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan pembangunan yang tidak sesuai di lapangan.

“Pengawasan bukan hanya tugas DPRD atau pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting. Kalau ada pembangunan yang kualitasnya tidak sesuai atau program yang tidak tepat sasaran, sampaikan melalui jalur yang benar agar bisa ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia menegaskan, DPRD Jawa Barat akan terus menjalankan fungsi pengawasan secara kritis namun tetap konstruktif. Tujuannya bukan untuk mencari kesalahan pemerintah, melainkan memastikan setiap kebijakan dan anggaran benar-benar berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Semangat kita adalah memastikan pembangunan Jawa Barat semakin tepat sasaran, transparan dan memberikan manfaat nyata. Jangan sampai ada masyarakat yang hanya menjadi penonton dari pembangunan di daerahnya sendiri,” pungkas Andhika.(hdi) 

Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

Berita Terbaru

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang1 jam lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional10 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional12 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang12 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang12 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle13 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang13 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang13 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional13 jam lalu