Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Banjir di Cirebon Terparah Sejak 2010, 200 Rumah di Watubelah Terendam

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|08:48 WIB
Bagikan:
Banjir di Cirebon Terparah Sejak 2010, 200 Rumah di Watubelah Terendam
Banjir di Cirebon

PASUNDAN EKSPRES - Sebanyak 200 rumah di Desa Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dilanda banjir pada Jumat malam (17/1/2025).

Ketinggian air yang mencapai lebih dari 150 sentimeter membuat warga setempat dilanda kepanikan.  

Berdasarkan pantauan di lokasi, banjir menggenangi Perumahan Graha Permai Watubelah.

Beberapa warga terlihat berusaha keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari air yang terus naik.

Mereka berjalan beriringan untuk menjaga keseimbangan di tengah arus yang deras. Beberapa di antaranya bahkan menangis, terguncang oleh kejadian tersebut.  

Situasi semakin sulit karena aliran listrik dipadamkan, sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Jaelani, seorang warga setempat, mengungkapkan bahwa banjir kali ini adalah yang terparah sejak 2010.

Ia menjelaskan bahwa air naik sangat cepat hingga mencapai lebih dari 150 sentimeter.  

"Ini yang paling parah. Sebelumnya memang pernah banjir, tetapi tidak setinggi ini. Dari 2010, baru kali ini banjir masuk rumah sampai setinggi ini," ujar Jaelani pada Sabtu dini hari (18/1/2025).  

Banjir yang datang tiba-tiba membuat warga tidak sempat menyelamatkan barang-barang mereka.

Akibatnya, berbagai perabot seperti kulkas, televisi, mesin cuci, dan kasur terendam air, menyebabkan kerusakan yang signifikan.  

Menurut Jaelani, banjir terjadi akibat derasnya aliran Sungai Cipager yang menjebol tanggul pembatas antara sungai dan perumahan.

Akibatnya, air sungai meluap dan merendam seluruh area perumahan serta sebuah pondok pesantren di kawasan tersebut.  

Jaelani berharap pemerintah segera bertindak memperbaiki tanggul yang jebol untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang.  

Berita Terbaru

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle23 menit lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional41 menit lalu
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle2 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang2 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang3 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional3 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional4 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang4 jam lalu