Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dedi Mulyadi Ingatkan Kepala Sekolah Agar Tidak Terima Siswa Titipan di Sekolah Maung

D
Dobi MaulanaEditor: Dobi Maulana
|10:10 WIB
Bagikan:
Dedi Mulyadi Ingatkan Kepala Sekolah Agar Tidak Terima Siswa Titipan di Sekolah Maung
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi

PASUNDANEKSPRES.ID - Dedi Mulyadi menegaskan bahwa proses penerimaan peserta didik baru di Sekolah Maung tidak boleh diwarnai praktik titip-menitip. Sekolah tersebut mulai membuka pendaftaran pada 25–29 Mei 2026.

SPMB Jabar 2026 resmi dibuka pada Senin (25/5/2026), khusus bagi calon peserta didik Sekolah Maung.

Menurut Dedi, sekolah unggulan yang dibentuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu ditujukan bagi siswa dengan capaian akademik dan nonakademik terbaik. Karena itu, seluruh tahapan seleksi wajib berlangsung secara transparan dan menjunjung tinggi integritas.

Kepala Sekolah Agar Tidak Terima Siswa Titipan di Sekolah Maung

“Tidak boleh sekolah unggul ada (siswa) titipan dari siapa pun atas nama apa pun dan untuk kepentingan apa pun,” kata Dedi, Senin (25/5/2026).

Mantan Bupati Purwakarta tersebut meminta seluruh kepala sekolah serta panitia penerimaan siswa baru untuk menjaga integritas dan menghindari tindakan yang bertentangan dengan prinsip sekolah unggulan.

Ia juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap kepala sekolah maupun panitia yang terbukti melakukan pelanggaran dalam proses penerimaan peserta didik baru.

“Saya tidak segan-segan untuk memberhentikan kepala sekolah, memberhentikan panitia, memberhentikan siapa pun yang terlibat dari proses yang tidak terpuji dari sekolah unggul,” ujarnya.

Dedi turut memastikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menindak secara hukum pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan dalam proses penerimaan siswa di sekolah unggulan.

Menurutnya, praktik titip-menitip tidak boleh mengganggu tujuan pendirian sekolah unggulan yang difokuskan untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas.

“Tidak boleh ada budaya titip-menitip dan kami tidak akan segan-segan untuk memproses hukum bagi siapa pun yang nanti terbukti terlibat melakukan penyimpangan,” katanya.

Selain itu, Dedi mengatakan Pemprov Jabar akan mengungkap kepada masyarakat pihak-pihak yang mencoba memasukkan anaknya melalui jalur yang melanggar prinsip transparansi.

“Kami juga akan mengumumkan kepada publik siapa-siapa yang menitipkan anaknya di sekolah unggul yang melanggar prinsip-prinsip transparansi dan prinsip-prinsip keunggulan sekolah itu sendiri,” ucapnya.

Dedi berharap proses penerimaan siswa baru dapat berjalan objektif sehingga siswa berprestasi memperoleh kesempatan masuk tanpa campur tangan pihak mana pun, termasuk orang tua.

“Mari kita wujudkan anak-anak kita menjadi anak-anak berprestasi tanpa intervensi orang tuanya,” katanya.

Berita Terbaru

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga55 menit lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle56 menit lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional2 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional3 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional4 jam lalu