Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Perbandingan UMK Indramayu 2025 vs 2026, Naik 4,15 Persen!

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|14:30 WIB
Bagikan:
Perbandingan UMK Indramayu 2025 vs 2026, Naik 4,15 Persen!
Perbandingan UMK Indramayu 2025 vs 2026, Naik 4,15 Persen!

PASUNDAN EKSPRES.ID – Upah Minimum Kabupaten (UMK) Indramayu tahun 2026 mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah resmi menyetujui besaran UMK Indramayu 2026 sebesar Rp 2.910.254 per bulan.

Angka ini naik Rp 116.017 atau sekitar 4,15 persen dibandingkan UMK Indramayu tahun 2025 yang tercatat Rp 2.794.237.

Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep/862-Kesra/2025 dan mulai berlaku sejak 1 Januari 2026.

Kenaikan tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang Penetapan Upah Minimum serta hasil rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten Indramayu.

Perbandingan Detail UMK Indramayu

- UMK Indramayu 2025: Rp 2.794.237  

- UMK Indramayu 2026: Rp 2.910.254  

- Kenaikan absolut: Rp 116.017  

- Persentase kenaikan: 4,15 persen  

Tidak hanya UMK, Upah Minimum Sektoral Kabupaten (UMSK) Indramayu 2026 juga mengalami kenaikan yang sama persentasenya.

UMSK 2026 ditetapkan sebesar Rp 3.729.638, naik Rp 148.681 atau 4,15 persen dari UMSK 2025 yang sebesar Rp 3.580.957.

Kenaikan UMK Indramayu tahun 2026 ini berada di bawah rata-rata kenaikan UMK di wilayah Jawa Barat lainnya.

Beberapa kabupaten industri seperti Bekasi, Karawang, dan Purwakarta mencatat kenaikan yang lebih tinggi karena tekanan dari serikat buruh dan kondisi ekonomi daerah.

Meski demikian, kenaikan 4,15 persen ini dinilai cukup realistis mengingat kondisi ekonomi nasional dan daya saing industri di Kabupaten Indramayu yang banyak bergantung pada sektor pertanian, perikanan, dan manufaktur skala kecil-menengah.

Di sisi lain, beberapa pengusaha di Indramayu menyatakan bahwa kenaikan ini masih dapat ditanggung, terutama bagi industri tekstil, makanan, dan pengolahan hasil perikanan yang menjadi andalan daerah.

Namun, mereka berharap pemerintah daerah dapat memberikan insentif atau kemudahan regulasi agar beban operasional tidak terlalu berat.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline1 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat2 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta2 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle3 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang3 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta3 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta3 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang3 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang3 jam lalu