Dedi Mulyadi Tertibkan Spanduk dan Papan Villa di Kawasan Ciater

PASUNDANEKSPRES.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyoroti kawasan Ciater, Kabupaten Subang yang masih dipenuhi spanduk dan papan villa yang mengganggu keindahan jalur wisata tersebut.
Dalam kanal YouTubenya, Dedi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sepanjang Jalan Raya Ciater saat melakukan perjalanan ke Kota Bandung.
Ia mendapati masih banyaknya sejumlah spanduk dan papan nama villa yang masih terpasang di tepi jalan raya Ciater yang dianggap kurang rapi dan mengganggu pemandangan.
Melihat hal tersebut, Dedi turun langsung dengan mencopoti sejumlah spanduk dan papan nama villa yang berserakan di kawasan tersebut.
Bersama dengan timnya, Dedi menginstruksikan untuk merapikan sejumlah spanduk dan papan villa yang masih terpasang di jalan raya.
Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keindahan jalur Ciater dan penataan kawasan kumuh di sepanjang jalur tersebut yang selama ini kerap dilalui oleh wisatawan.
"Bayangin aja, gimana pariwisata modelnya begini, parah," ucap Dedi sambil menunjukan papan bertuliskan "villa" yang sengaja digantung di tiang PJU.
Dedi Mulyadi Instruksikan Penataan Kawasan Subang Selatan
Sebelumnya, Dedi Mulyadi telah menertibkan deretan bangunan liar yang berdiri di sepanjang jalan dari Kecamatan Jalancagak hingga Kecamatan Ciater.
Penertiban ini dilakukan lantaran bangunan tersebut berdiri tanpa izin selama belasan tahun di kawasan tersebut serta mengganggu pemandangan dan kenyamanan masyarakat.
"Daerah ini sudah dinobatkan sebagai kawasan pariwisata. Uangnya diambil, tapi wilayahnya dibiarkan kumuh dan mengalami penurunan kualitas lingkungan serta estetika," katanya.
Di bawah kepemimpinannya, ia melakukan sejumlah penataan di kawasan Subang Selatan dengan membangun Gapura Mendak Waluya yang berada di perbatasan Subang dan Bandung Barat.
Tidak hanya itu, pengecatan marka bahu jalan berwarna merah di sepanjang jalur Subang menuju Bandung serta pemasangan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) juga dilakukannya demi menata kawasan Subang Selatan yang lebih aman dan nyaman. (inm)
