Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPR RI Minta Penanganan Kasus Jambret Sleman Tidak Dipisah sebagai Perkara Lalu Lintas

K
Khoirul AnsoriEditor: Dobi Maulana
|14:06 WIB
Bagikan:
DPR RI Minta Penanganan Kasus Jambret Sleman Tidak Dipisah sebagai Perkara Lalu Lintas
Foto: Rikwanto Anggota DPR RI Komisi III saat membahas kasus jambret di sleman yogyakarta di rapat Parlemen rabu, 28/01.

PASUNDAN EKSPRES.ID - Komisi III DPR RI memberikan perhatian serius terhadap penanganan kasus penjambretan di Sleman yang berujung pada meninggalnya pelaku.

Sorotan tersebut disampaikan untuk menegaskan pentingnya kesatuan penanganan perkara oleh aparat penegak hukum, agar tidak terjadi perbedaan penafsiran hukum antara Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Anggota Komisi III DPR RI, Rikwanto, yang berasal dari fraksi DPR dan memiliki latar belakang sebagai mantan jenderal polisi, menegaskan bahwa lokasi meninggalnya pelaku penjambretan harus dipandang sebagai satu kesatuan tempat kejadian perkara (TKP) dari tindak pidana jambret itu sendiri.

Menurutnya, lokasi tersebut tidak dapat dipisahkan atau dikategorikan sebagai TKP kecelakaan lalu lintas yang berdiri sendiri.

Rikwanto menekankan bahwa peristiwa yang menyebabkan kematian pelaku terjadi dalam satu rangkaian kejadian yang utuh dan saling berkaitan.

Oleh karena itu, penanganan hukumnya pun harus dilakukan dalam satu berkas perkara agar tidak menimbulkan penafsiran yang berbeda-beda di kemudian hari. 

“TKP di mana pelaku meninggal adalah TKP resmi, bukan TKP lalu lintas. Satu berkas perkara karena satu konteks, satu keterkaitan,” kata Rikwanto dalam rapat kerja bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sleman dan Kapolres Sleman, sebagaimana dikutip dari rekaman rapat yang beredar.

Lebih lanjut, Rikwanto menjelaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh suami korban penjambretan, yang berupaya menghentikan pelaku saat melarikan diri, harus dipahami sebagai bagian dari upaya membela diri sekaligus menangkap pelaku tindak pidana.

Dalam konteks tersebut, tindakan suami korban dinilai sah secara hukum karena dilakukan di tempat kejadian perkara dan masih dalam rangkaian peristiwa penjambretan.

Dengan demikian, menurut Rikwanto, penerapan pasal yang berkaitan dengan kelalaian lalu lintas menjadi tidak relevan.

Ia menilai bahwa fokus utama penegakan hukum seharusnya tetap berada pada tindak pidana utama, yakni penjambretan, beserta seluruh konsekuensi hukum yang timbul dari rangkaian kejadian tersebut.

Pandangan yang disampaikan Rikwanto ini diharapkan dapat menjadi masukan penting bagi aparat penegak hukum, khususnya kepolisian dan kejaksaan, dalam menangani perkara tersebut secara konsisten dan komprehensif.

Ia menekankan pentingnya penerapan prinsip kesatuan perkara agar proses hukum berjalan jelas, tidak tumpang tindih, dan tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.

Selain itu, Rikwanto juga menyinggung perlunya aparat penegak hukum berpegang pada prinsip 'unus testis nullus testis' serta pendekatan hukum yang menyeluruh dalam menangani kasus-kasus yang memiliki keterkaitan peristiwa.

Menurutnya, konsistensi dalam penerapan hukum menjadi kunci untuk mencegah polemik berkepanjangan yang berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Berita Terbaru

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional25 menit lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang30 menit lalu
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional50 menit lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Nasional2 jam lalu
Viral Tehbotol Isi Sabun di Tengah Aksi Demo 28 Oktober, Ini Klarifikasi PT Sinar Sosro

Viral Tehbotol Isi Sabun di Tengah Aksi Demo 28 Oktober, Ini Klarifikasi PT Sinar Sosro

Nasional2 jam lalu
Timnas Indonesia U15 Lolos ke Perempat Final Piala Dunia U15 Usai Kalahkan Panama 5-3

Timnas Indonesia U15 Lolos ke Perempat Final Piala Dunia U15 Usai Kalahkan Panama 5-3

Olahraga2 jam lalu
Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Purwakarta2 jam lalu
Pemda Purwakarta Dorong Program Gerakan Berkah Sampah untuk Purwakarta Istimewa.

Pemda Purwakarta Dorong Program Gerakan Berkah Sampah untuk Purwakarta Istimewa.

Purwakarta2 jam lalu
Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Profil Alvin Tedjo, Keturunan Indonesia yang Terpilih Menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada

Nasional2 jam lalu
DPR RI Minta Penanganan Kasus Jambret Sleman Tidak Dipisah sebagai Perkara Lalu Lintas | Pasundan Ekspres