Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hamdan Ballal Dibebaskan setelah Ditahan oleh Militer Israel

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:17 WIB
Bagikan:
Hamdan Ballal Dibebaskan setelah Ditahan oleh Militer Israel
Hamdan Ballal Dibebaskan setelah Ditahan oleh Militer Israel (Image From: The New York Times)

PASUNDAN EKSPRES - Hamdan Ballal yang merupakan seorang sutradara pemenang Oscar dalam film No Other Land telah dibebaskan dari tahanan pada Selasa (25/3) waktu setempat, setelah sehari sebelumnya ia mengalami luka-luka karena serangan yang dilakukan oleh pemukim Israel di desanya yang terletak di Tepi Barat dan ditangkap oleh militer Israel. 

Ballal adalah salah satu sutradara film yang memenangkan penghargaan di Piala Oscar beberapa waktu lalu atas film dokumenter yang berjudul No Other Land.

Ballal mengungkapkan bahwa ia diserang oleh pemukim Israel setelah merekam aksi mereka yang menyerang rumah tetangganya. Ia memutuskan untuk keluar dari rumah miliknya, memastikan bahwa rumahnya sendiri tidak menjadi sasaran serangan. 

"Saya hanya menunggu di luar rumah untuk melihat apakah ada pemukim atau tentara yang menyerang rumah saya," ujar Ballal kepada Reuters setelah dibebaskan dari tahanan polisi.

Menurut keterangannya, ia didorong hingga terjatuh ke tanah, sementara tentara Israel berteriak memintanya untuk berdiri sambil menodongkan senjata ke arahnya.

Serangan Pemukim di Tengah Perayaan Iftar

Insiden yang dialami oleh Ballal terjadi tidak lama setelah sekolompok pemukim Israel menyerang sebuah acara buka puasa di desa Susiya.

Polisi Israel segera menangkap tiga orang warga Palestina, termasuk Ballal, yang mengalami luka dalam insiden tersebut. 

Menurut kepala dewan desa Susiya, serangan terhadap pertemuan warga bukanlah hal baru. Namun, belakangan ini, serangan-serangan tersebut semakin meningkat.

Selain itu, para pemukim juga dilaporkan mencuri sekitar 10 ekor domba dari desa selama penyerangan tersebut.

Ballal Mengaku Sering Diserang Pemukim yang Sama

Film No Other Land merupakan film yang disutradari oleh sutradara Palestina dan Israel. Film ini mengangkat kisah penggusuran komunitas Palestina oleh Israel.

Ballal yang menjadi sutradara Palestina dari film tersebut mengungkapkan bahwa salah satu pemukim yang menyerangnya adalah orang yang sudah dikenalnya. 

Sementara, Basel Adra yang merupakan sutradara Israel dalam film tersebut, meyakini bahwa serangan yang dialami Ballal bukan sekedar insiden biasa, tetapi merupakan bentuk balas dendam atas film yang mereka buat. 

(ipa)

Berita Terbaru

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Mengenal Desa Sawangan Kabupaten Subang, Kini jadi Kawasan Industri Baru di Jawa Barat

Subang20 menit lalu
Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Tarif Grab Terbaru Hari Ini, Ada Selisih 23,33% antara Bayaran Penumpang dan Pendapatan Driver

Nasional10 jam lalu
Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Praperadilan Roy Suryo soal Ganti Rugi Rp206 Juta

Nasional11 jam lalu
Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Persiapan Pilkades Padaasih Capai 95 Persen

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

BRIN dan Bapperida Subang Sinergikan Riset HPI untuk Percepat Penanganan Stunting

Subang11 jam lalu
Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Kesbangpol Subang Perkuat Wawasan Kebangsaan Generasi Muda di Era Digital

Subang12 jam lalu
13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

13 Tips Mencari Kerja di Subang agar Cepat Mendapat Pekerjaan

Lifestyle12 jam lalu
Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Tujuh Hektare Sawah di Tambakmekar Alami Kekeringan

Subang12 jam lalu
Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Wabup Subang Sampaikan Pendapat soal Raperda Pemajuan Kebudayaan

Subang12 jam lalu
Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional12 jam lalu