Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Prediksi BMKG

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|14:15 WIB
Bagikan:
Kapan Musim Hujan 2026 Berakhir? Ini Prediksi BMKG
Ilustrasi cuaca hujan. BMKG memprediksi musim hujan 2026 akan berakhir bertahap dan kondisi iklim kembali normal mulai April.

PASUNDANEKSPRES.ID - Banyak masyarakat bertanya-tanya, kapan musim hujan 2026 akan berakhir. Menjawab hal tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi iklim di Indonesia akan kembali normal mulai April 2026.

BMKG menyebut fenomena La Nina lemah yang saat ini memengaruhi cuaca di Tanah Air diperkirakan tidak akan berkembang menjadi La Nina kuat. Kondisi tersebut justru akan terus melemah dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa pemantauan La Nina dilakukan melalui indikator Nino 3.4 yang berada di wilayah perairan Samudra Pasifik.

“La Nina lemah itu kan dipantau dari Nino 3.4 ya, yang ada di perairan Pasifik. La Nina ini nanti akan terus melemah hingga sampai bulan Maret. Ini berdasarkan dari prakiraan iklimnya,” ujar Teuku Faisal seusai rapat bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Dengan melemahnya La Nina hingga Maret, BMKG memperkirakan musim hujan 2026 akan mulai berakhir secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia menjelang April. Setelah itu, pola cuaca diprediksi kembali stabil tanpa gangguan anomali iklim besar.

Teuku Faisal menambahkan, mulai April hingga akhir 2026, Indonesia diperkirakan berada dalam kondisi iklim normal.

“Pada bulan April hingga akhir tahun itu cenderung dalam kondisi normal. Tidak ada El Nino, tidak ada La Nina, jadi normal,” jelasnya.

Meski tren iklim menuju normal, BMKG tetap mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih bisa terjadi secara lokal, seperti hujan lebat, angin kencang, atau banjir di wilayah rawan.

Masyarakat juga disarankan untuk rutin memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG, terutama menjelang masa peralihan musim atau pancaroba.

Berita Terbaru

Persib Bikin Sejarah di Korea! FC Seoul Dibungkam, Maung Bandung Ukir Rekor di ACL Two

Persib Bikin Sejarah di Korea! FC Seoul Dibungkam, Maung Bandung Ukir Rekor di ACL Two

Olahraga10 menit lalu
Jalan Braga Berubah Jadi Lautan Kuning! Tabebuya Bermekaran, Bandung Makin Instagramable Pekan Ini

Jalan Braga Berubah Jadi Lautan Kuning! Tabebuya Bermekaran, Bandung Makin Instagramable Pekan Ini

Lifestyle20 menit lalu
45 Tahun Beralaskan Tanah, Lapang EduLife SDN Karangbagja Kini Dicor

45 Tahun Beralaskan Tanah, Lapang EduLife SDN Karangbagja Kini Dicor

Headline28 menit lalu
Urus Dokumen Tanah PT KITS Dipatok Rp800 per Meter, Kades Parigimulya Jadi Tersangka

Urus Dokumen Tanah PT KITS Dipatok Rp800 per Meter, Kades Parigimulya Jadi Tersangka

Headline48 menit lalu
ADVERTISEMENT
Perusahaan Jepang yang Ada di Subang, Cek Daftarnya di Sini!

Perusahaan Jepang yang Ada di Subang, Cek Daftarnya di Sini!

Lifestyle48 menit lalu
Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Nasional1 jam lalu
Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Subang2 jam lalu
10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional13 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta14 jam lalu
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang14 jam lalu