Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kirab Mahkota Binokasih Cirebon, Dedi Mulyadi Soroti Sejarah dan Masa Depan

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|19:27 WIB
Bagikan:
Kirab Mahkota Binokasih Cirebon, Dedi Mulyadi Soroti Sejarah dan Masa Depan
Suasana kirab mahkota binokasih di Cirebon yang dihadiri Dedi Mulyadi dan tokoh budaya daerah. (Screenshot Youtube/Dedi Mulyadi)

PASUNDANEKSPRES.ID - Kegiatan kirab mahkota binokasih berlangsung meriah di Cirebon dan menjadi simbol kebangkitan sejarah serta budaya daerah. Momentum kirab mahkota binokasih ini menarik perhatian masyarakat karena mengangkat kembali nilai historis yang telah lama menjadi bagian penting identitas daerah.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa kirab mahkota binokasih bukan sekadar seremoni, melainkan upaya membangun jembatan antara masa lalu dan masa depan.

Kegiatan kirab mahkota binokasih ini disorot langsung dalam tayangan YouTube Dedi Mulyadi, Selasa (12/5/2026).

Makna Kirab Mahkota Binokasih bagi Sejarah

Dalam pidatonya, Dedi Mulyadi menekankan bahwa kirab mahkota binokasih memiliki makna penting sebagai pengingat sejarah.

Menurutnya, kirab mahkota binokasih menjadi simbol bahwa pembangunan tidak boleh lepas dari akar budaya. Banyak pihak, kata dia, hanya fokus pada masa depan tanpa memahami sejarah, padahal keduanya harus berjalan beriringan.

Ia menegaskan bahwa kejayaan bangsa tidak bisa dilepaskan dari keterikatannya dengan sejarah dan identitas budaya yang kuat.

Cirebon sebagai Simbol Pluralisme

Dalam konteks kirab mahkota binokasih, Dedi juga menyoroti posisi Cirebon sebagai wilayah dengan nilai pluralisme tinggi.

Ia menyebut Cirebon sebagai miniatur Indonesia, di mana berbagai unsur budaya, agama, dan sejarah berpadu secara harmonis. Nilai-nilai ini, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban yang inklusif.

Kritik Pembangunan yang Eksploitatif

Melalui momentum kirab mahkota binokasih, Dedi menyampaikan kritik terhadap pola pembangunan yang dinilai terlalu eksploitatif.

Ia menekankan bahwa pembangunan harus menghidupkan lingkungan, bukan merusaknya. Dalam pandangannya, konsep pembangunan berbasis budaya dan ekologi menjadi solusi untuk menciptakan keseimbangan antara kemajuan dan keberlanjutan.

Dorongan Penataan Kota dan Pariwisata

Kirab mahkota binokasih juga menjadi momentum untuk mendorong penataan Kota Cirebon.

Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa jika kota ditata dengan baik—mulai dari kebersihan, tata ruang, hingga pelestarian budaya—maka dampak ekonomi akan meningkat. Ia menilai kirab mahkota binokasih dapat menjadi pemicu pengembangan pariwisata berbasis budaya.

Pesan untuk Generasi Muda

Dalam rangkaian kirab mahkota binokasih, Dedi turut menyoroti kondisi generasi muda.

Ia mengajak anak muda untuk menjauhi perilaku negatif dan membangun mentalitas positif. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai yang diwariskan melalui kirab mahkota binokasih.

Kirab mahkota binokasih di Cirebon tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum refleksi tentang pentingnya sejarah, identitas, dan arah pembangunan ke depan.

Melalui kirab mahkota binokasih, diharapkan lahir kesadaran kolektif untuk menjaga budaya sekaligus membangun masa depan yang lebih baik.

Berita Terbaru

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Keterwakilan Perempuan Duduk di DPRD Subang, Legislator Gerindra Dorong Pemberdayaan Tak Sekadar Formalitas

Subang24 menit lalu
Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Tempat Nonton Asian Games 2026 Resmi, Ada Siaran TV Gratis hingga Live Streaming

Olahraga54 menit lalu
Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jangan Asal Lamar! Ini Tips Mencari Lowongan Kerja Resmi di Subang Biar Tak Kena Penipuan

Jawa Barat1 jam lalu
Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Jelang Pilkades di Subang, Bupati Sampaikan Pesan Jaga Kemanan dan Koordinasi

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Jadwal Asian Games 2026 per Cabor, Cek Jadwal Hari Ini 17 September 2026

Olahraga1 jam lalu
Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional1 jam lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional2 jam lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang2 jam lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang2 jam lalu
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang2 jam lalu