Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

MBG Dipangkas, Distribusi Makan Gratis Kini Hanya 4 Hari

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|11:20 WIB
Bagikan:
MBG Dipangkas, Distribusi Makan Gratis Kini Hanya 4 Hari
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung dalam Konferensi Pers APBN Kita di Jakarta pada Rabu (11/03/2026). (Dok. Kemenkeu/Biro KLI/Zalfa Dhiaulaq)

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah melakukan penyesuaian terhadap program MBG dipangkas jadwal pelaksanaannya dari lima hari menjadi empat hari dalam sepekan.

Kebijakan ini merupakan bagian dari strategi refocusing anggaran yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi belanja negara.

Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menjelaskan bahwa pengurangan dilakukan dengan menghapus distribusi MBG pada hari Sabtu. Menurutnya, langkah tersebut dinilai lebih logis dan efektif dalam pelaksanaan di lapangan.

MBG Dipangkas Jadi 4 Hari, Pemerintah Kejar Efisiensi

“MBG misalnya, yang dulunya Sabtu diberikan makan siang gratis, sekarang dihilangkan. Make sense kan? Lebih logik kan?,” ujar Juda dalam acara National Policy Dialogue dan Kick Off Percepatan Intermediasi Nasional (PINISI), Senin (27/4/2026).

Ia menambahkan, kebijakan ini juga mempertimbangkan aspek efektivitas. Pelaksanaan MBG pada hari tertentu berpotensi menimbulkan ketidakefisienan, terutama jika siswa harus datang ke sekolah pada hari libur hanya untuk mengambil jatah makanan.

“Karena kalau satu ada makanannya di sekolah, anak-anak kan harus datang ke sekolah kan? Atau kalau diberikan hari Jumat, kan juga harus yang punya bisa bertahan untuk makan besoknya,” jelasnya.

Dari sisi fiskal, pelaksanaan MBG dipangkas disebut memberikan dampak penghematan yang signifikan. Pemerintah memperkirakan penghematan mencapai sekitar Rp1 triliun per hari.

“Satu hari itu bisa menghemat Rp1 triliun. Lima hari dalam seminggu, empat kali dalam sebulan itu bisa menghemat Rp4 triliun. Setahun tentu saja lebih dari Rp50 triliun bisa menghemat,” kata Juda.

Selain itu, pemerintah juga akan memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak memenuhi standar akan dikenakan sanksi tegas, mulai dari evaluasi hingga penangguhan operasional.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan program prioritas tetap berjalan optimal dengan penggunaan anggaran yang lebih tepat sasaran.

Berita Terbaru

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle1 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga53 menit lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle54 menit lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional2 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional3 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional4 jam lalu