Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Aturan Time Clock 25 Detik Resmi Diuji di Indonesia Masters 2026, Pemain Wajib Siap Tanpa Menunda

P
Putri MelaniaEditor: Heru Ramdani
|12:34 WIB
Bagikan:
Aturan Time Clock 25 Detik Resmi Diuji di Indonesia Masters 2026, Pemain Wajib Siap Tanpa Menunda
Foto: Turnamen BWF S1000 Daihatsu Indonesia Open 2023, Istora Senayan, Jakarta. (Sumber: Dokumentasi Pribadi Putri Melania/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - BWF akan memulai uji coba untuk menjaga ritme pertandingan tetap cepat dan mengurangi jeda panjang antar-reli melalui aturan Time Clock 25 detik dan permainan berkelanjutan (continuous play).

Perubahan ini ditujukan agar laga lebih seru, adil, dan konsisten, sekaligus menantang pemain untuk lebih siap dan fokus di setiap servis.

Aturan terbaru BWF ini mulai diuji coba dalam beberapa turnamen BWF World Tour, termasuk Daihatsu Indonesia Masters 2026 yang akan berlangsung di Istora Senayan, Jakarta, pada 20–25 Januari 2026.

Kebijakan ini memberi standar baru agar tempo permainan lebih terukur dan mengurangi perbedaan penilaian wasit di lapangan.

Aturan Time Clock 25 Detik

Berikut mengenai mekanisme aturan Time Clock 25 detik yang Pasundan Ekspres kutip dari laman resmi PBSI:

1. Tempo Servis

Aturan Time Clock 25 detik menetapkan server memiliki waktu maksimal 25 detik untuk memulai servis setelah reli sebelumnya selesai.

Hitungan mundur dimulai begitu wasit mencatat skor terakhir. Tempo yang jelas ini membuat setiap reli berlangsung lancar dan mengurangi jeda panjang yang sebelumnya kerap terjadi.

Penerima servis wajib menyesuaikan tempo server dan tidak diperkenankan memperlambat permainan.

2. Aktivitas Pemain

Selama 25 detik, pemain masih diperbolehkan melakukan kegiatan ringan di sisi lapangan. Contohnya mengelap handuk, minum, mengikat tali sepatu, atau menggunakan semprotan dingin sendiri.

Semua aktivitas ini tetap dalam batas wajar, agar tidak mengganggu kelanjutan permainan. Aturan Time Clock 25 detik memastikan kontinuitas pertandingan tetap terjaga tanpa mengorbankan kebutuhan pemain.

3. Pergantian Shuttlecock

Permintaan penggantian shuttlecock harus diajukan segera setelah reli berakhir dan selesai dalam batas waktu 25 detik.

Jika pengepelan lapangan membutuhkan durasi lebih lama, wasit berwenang menghentikan sementara Time Clock. Untuk pengelapan singkat, hitungan waktu tetap berjalan.

Ketentuan ini menjaga kelancaran pertandingan sekaligus memberi kepastian bagi pemain dan ofisial.

4. Sanksi Wasit

BWF menegaskan bahwa jika aturan Time Clock 25 detik diterapkan penuh, wasit dapat memberikan sanksi mulai dari peringatan verbal, kartu kuning, hingga kartu merah bagi pemain yang sengaja menunda waktu.

Pada masa uji coba, sanksi hanya berupa peringatan lisan agar pemain dan ofisial dapat menyesuaikan diri dengan aturan baru.

Evaluasi uji coba ini akan dilakukan sebelum aturan Time Clock 25 detik ditetapkan permanen dalam AGM Meeting atau Council Meeting BWF.

Jika hasilnya positif, aturan ini akan diberlakukan di seluruh turnamen sepanjang 2026.

Untuk pertandingan yang belum memakai sistem ini, penilaian jeda tetap mengikuti prosedur lama, namun penerima servis tetap wajib mengikuti tempo server.

(pm)

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle7 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional12 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle56 menit lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle1 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle1 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional2 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional2 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline2 jam lalu