Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pemerintah Perkuat Sektor Peternakan melalui Pelatihan

H
HubaEditor: Huba
|16:00 WIB
Bagikan:
Pemerintah Perkuat Sektor Peternakan melalui Pelatihan
Oleh: Nesya Zhafira Putri
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Dian Siswantoro
 
Pemerintah terus memperkuat sektor peternakan melalui pendekatan kepada masyarakat dengan berbagai program pemberdayaan, salah satunya dengan memberikan pelatihan budidaya peternakan bagi petani dan peternak di daerah terpencil. Program ini dinilai menjadi langkah awal yang strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
 
Melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) dibawah naungan Kementerian Pertanian, pemerintah secara aktif menyelenggarakan pelatihan berkala yang mencakup beberapa aspek penting dalam usaha peternakan seperti teknik budidaya ternak, manajemen pakan, pengendalian penyakit, hingga pengelolaan hasil ternak. Pelatihan ini ditujukan untuk peternak skala kecil dan menengah yang selama ini masih tertinggal ilmu beternak modern. Program pelatihan ini mulai diterapkan secara berkala untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang terstruktur hingga akarnya.
 
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Dr. drh. Agung Suganda M.Si, mengatakan bahwa usaha peternakan terutama di bidang sapi potong masih memerlukan impor dari negara asing. Hal ini terbukti dengan kebutuhan daging sapi di Indonesia terpenuhi dengan adanya impor yang dilakukan pemerintah . Permintaan yang lebih tinggi dibanding dengan produksi mengakibatkan ketidakseimbangan pasar daging sapi sehingga harga meningkat.Upaya peningkatan produktivitas sapi potong dapat dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada peternak lokal mengenai manajemen pemeliharaan, pemberian pakan dan pemilihan bibit unggul.
 
Fenomena tersebut dapat dianalisis melalui teori Development Communication (Komunikasi Pmbangunan). Dalam konteks ini, pemerintah berperan sebagai komunikator yang menyampaikan pesan pembangunan melalui program pelatihan peternakan kepada masyarakat. Pelatihan tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan teknis, tetapi juga sebagai sarana komunikasi untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku peternak agar lebih mandiri dan produktif. Melalui pendekatan komunikasi pembangunan, masyarakat tidak hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi dilibatkan secara aktif dalam proses pembangunan sektor peternakan dan ketahanan pangan nasional.
Selain meningkatkan keterampilan usaha peternak, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional yang secara tidak langsung dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.
 
Ke depan, pemerintah berkomitmen untuk memperluas jangkauan pelatihan budidaya peternakan ke lebih banyak wilayah, terutama daerah pedesaan. Program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian peternak serta memperkuat ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal, sehingga selaras dengan peningkatan ketahanan pangan nasional. (*)
 

Berita Terbaru

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle28 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga1 jam lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle1 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional3 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional4 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional4 jam lalu