Diundur, Musda Ke XI Partai Golkar Purwakarta Mulai Memanas

PURWAKARTA-Suasana memanas mulai terasa pada proses pra Musyawarah Daerah (MUSDA) ke XI Partai Golkar Purwakarta. Ada dua nama Meshak Supriyadi dan Dias Rukama Putra yang keduanya mengklaim telah memiliki dukungan dari Voter yang ada.
Setelah menjalani rangkaian kegiatan dari Rapat Pleno lalu rapat panitia beserta pengurus OC & SC. Musda Partai Golkar Purwakarta yang sebelumnya akan digelar pada tanggal 06 Agustus 2026, diundur dengan target gelaran diatas tanggal 17 Agustus 2026.
"Banyak rangkaian kegiatan Agustusan di lingkungan, kami yakin kader partai Golkar semua sibuk dengan kegiatan ini. Maka dari hasil mufakat dan musyawarah internal, Musda bisa digelar setelah kegiatan agustusan," ungkap Ketua Panitia Musda Golkar ke XI Purwakarta, H. Selan Sofian, kemarin.
Nama Meshak Supriyadi yang dikenal sebagai pengusaha menjadi yang paling santer diperbincangkan. Selain dikenal sebagai sosok yang royal, suple, memiliki karisma yang kuat serta jaringan yang kuat, digadang-gadang menjadi calon yang disukai kader Golkar di Purwakarta.
Bahkan kabarnya, Meshak Supriyadi kini mengklaim telah memiliki 15 suara berupa surat dukungan dari Pengurus Kecamatan (PK serta beberapa organisasi). Sehingga semakin yakin dirinya bisa memenangkan kursi sebagai Ketua DPD Golkar Purwakarta.
"Peluang pak Meshak Menang bisa sangat mungkin, selain senior juga memiliki jaringan kuat diatas dan dibawah di internal Golkar. Meshak ini juga memiliki riwayat sebagai anggota Fraksi Golkar sejak 2014 sampai sekarang.
Itu menjadi modal bahwa Loyalitasnya kepada partai Golkar sangat baik dan tidak diragukan lagi," ungkap salah satu ketua PK yang meminta namanya tidak disebut guna menjaga stabilitas pada waktu Musda.
Namun, selain nama Meshak Supryadi, muncul juga nama Dias Rukmana Putra yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Purwakarta.
Ia juga memiliki peluang sama kuat untuk memposisikan diri menjadi pengganti Anne Ratna Mustika atau akrab disapa Ambu sebagai Ketua DPD Golkar Purwakarta kedepan.
"Namun pak Dias juga sama kuat kang (ungkapan nya kepada awak media-red), dengan jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD dan internal menjabat sebagai Sekertaris DPD Golkar. Beliau ini punya pengalaman memimpin Golkar semasa jabatan Ambu menjadi Ketua.
Nah maka dua nama ini yang kini sedang beradu mekanik atau beradu strategi dalam perhelatan Musda Purwakarta saat ini," pungkasnya.(mas/sep)
