Dukung Program KDMP, PMII Purwakarta Sebut Banyak Desa masih Pasif

PASUNDANEKSPRES.ID - Pernyataan sikap mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Purwakarta mendukung Program Koperasi Merah Putih (KDMP) yang diluncurkan pemerintah pusat.
Namun mereka meminta sejumlah pihak terkait, diharapkan lebih maksimal mensosialisasikan program yang bertujuan untuk menguatkan ekonomi rakyat dan khususnya mendorong partisipasi kaum muda.
Ketua Umum PMII Purwakarta Aldi Dwiguna menyampaikan, bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menggerakkan program ini.
"Koperasi Merah Putih bukan hanya program pemerintah, tapi harapan untuk membangun ekonomi yang lebih adil dan mandiri. Kami akan mengedukasi teman-teman mahasiswa serta masyarakat sekitar tentang cara mendirikan dan mengelola koperasi yang sehat," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Secara mandiri, lanjut Aldi, mahasiswa PMII Purwakarta rencananya akan mensosialisasikan langsung dengan memberikan edukasi dan panduan operasional koperasi, dan contoh model koperasi yang mungkin bisa berhasil di kalangan pemuda.
"Dengan partisipasi pemuda, Program Koperasi Merah Putih mudah-mudahan akan lebih cepat menjangkau setiap lapisan masyarakat. Dan sebagai aktifis muda, kami siap memberikan bantuan teknis dan pendampingan untuk semua kelompok yang ingin mendirikan koperasi," jelasnya.
Dari pantauan disejumlah daerah di Purwakarta, sejumlah Desa nampak sudah mendirikan bangunan KDMP. Namun masih terdapat desa-desa yang masih kesulitan mendapatkan lahan untuk membangun gedung KDMP.
"Semoga pemerintah pusat maupun daerah, bisa memberi solusi soal kesulitan tanah bagi KDMP yang belum mendirikan gedung. Kami yakin koperasi ini akan menjadi corong utama ekonomi kerakyatan khususnya anak muda berkembang dan bersaing," pungkasnya.(mas/sep)
