Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bye Bye Wadah Para Ibu! Tupperware Resmi Ajukan Bangkrut

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|14:10 WIB
Bagikan:
Bye Bye Wadah Para Ibu! Tupperware Resmi Ajukan Bangkrut
Bye Bye Wadah Para Ibu! Tupperware Resmi Ajukan Bangkrut (Image From: New York Post)

PASUNDAN EKSPRES - Tupperware resmi ajukan bangkrut. Tupperware Brands Corporation, salah satu nama paling dikenal dalam industri penyimpanan makanan, baru-baru ini mengajukan perlindungan kebangrutan di Delaware, Amerika Serikat. 

Terkait kebangrutannya, manajemen mengatakan bahwa mereka mengalami kerugian yang semakin memburuk akibat penurunan drastis dalam permintaan.

Tupperware Resmi Ajukan Bangkrut 

Penjualan perusahaan menurun dalam beberapa tahun terakhir seiring dengan strategi baru mereka yang memfokuskan produk pada toko ritel dan platform penjualan daring.

Didirikan pada tahun 1946 oleh Earl Tupper, Tupperware terkenal dengan produk plastiknya yang inovatif dan praktis.

Sejak peluncuran awalnya, perusahaan ini telah mengubah cara orang menyimpan dan mengemas makanan, berkat desainnya yang khas dan fungsionalitas yang luar biasa.

BACA JUGA: Billie Eilish dan Finneas Susul Taylor Swift Dukung Kamala Harris di Pilpres AS 2024

BACA JUGA: Majelis Umum PBB Dukung Resolusi Akhiri Pendudukan Israel di Palestina

Tupperware sebelumnya dikenal dengan model penjualan langsung ke konsumen, sering kali melalui acara "Pesta Tupperware" di mana penjual memperagakan produk dan konsumen dapat mencobanya secara langsung. Namun, menurut perusahaan, strategi ini kini tidak lagi efektif untuk menjangkau konsumen modern.

Bulan lalu, Tupperware mengungkapkan kekhawatiran tentang kemampuannya untuk terus beroperasi setelah beberapa kali mengindikasikan risiko kebangkrutan akibat masalah likuiditas.

Perusahaan diduga memiliki utang sebesar US$812 juta (sekitar Rp 12,4 juta triliun). Kenaikan biaya tenaga kerja, pengiriman, dan bahan baku pascapandemi, seperti resin plastik, juga telah memberikan tekanan pada bisnisnya.

Perusahaan berencana untuk terus beroperasi dan akan memulai proses penawaran selama 30 hari untuk mencari investor baru yang dapat mendukung seluruh perusahaan.

Tupperware diperkirakan memiliki aset antara US$500 juta hingga US$1 miliar, sementara kewajibannya diperkirakan mencapai antara US$1 miliar hingga US$10 miliar. Perusahaan mencatat jumlah kreditor yang berkisar antara 50.001 hingga 100.000.

Di Amerika Serikat, Tupperware pernah mengalami lonjakan popularitas pada tahun 1950-an, ketika banyak wanita dari generasi pascaperang menjual produk tersebut sebagai cara untuk "mencari pemberdayaan dan kemandirian."

(ipa)

Berita Terbaru

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat55 menit lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional1 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional8 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline12 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta13 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle14 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle16 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional16 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle16 jam lalu