Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Megawati di Rakernas V: 'MK Itu Saya yang Mendirikan, Harusnya Berwibawa!

K
Khoirul AnsoriEditor: Khoirul Ansori
|22:13 WIB
Bagikan:
Megawati di Rakernas V: 'MK Itu Saya yang Mendirikan, Harusnya Berwibawa!
Megawati di Rakernas V: 'MK Itu Saya yang Mendirikan, Harusnya Berwibawa!

PASUNDAN EKSPRES - Dalam pidatonya pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (24/5/2024), Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyoroti tajam kinerja Mahkamah Konstitusi (MK). Megawati menyampaikan kritik keras terhadap MK yang menurutnya saat ini tidak menjalankan fungsinya dengan baik dan justru menjadi alat kekuasaan.

“MK itu saya yang mendirikan, kok sekarang malah digunakan dengan cara yang tidak makin baik. Hakim-hakimnya harus punya karakter kenegarawanan untuk mengayomi seluruh hak-hak rakyat dalam kedaulatan kita,” ujar Megawati dengan nada tegas. 

Megawati mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi demokrasi Indonesia saat ini, terutama terkait dengan intervensi kekuasaan dalam putusan MK. “Bisa diintervensi oleh kekuasaan nampak jelas melalui keputusan terhadap perkara nomor 90 yang menimbulkan begitu banyak antipati. Ambisi kekuasaan sukses mematikan etika moral dan hati nurani,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati juga menyoroti proses legislasi yang menurutnya seharusnya dilakukan oleh DPR RI, bukan melalui judicial review di MK. “Seharusnya hanya ada satu lembaga di tingkat nasional yang memiliki fungsi legislasi. Setiap penambahan materi muatan dalam suatu undang-undang harus lahir melalui proses legislasi di DPR RI,” jelas Megawati.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kewibawaan MK dengan menempatkannya di sekitar Istana Negara. “Supaya dia berwibawa, enggak gampang-gampang. Ini yang salah siapa ayo?” tanyanya kepada para hadirin yang disambut dengan jawaban “Jokowi...” dari kader yang hadir. Megawati tersenyum mendengar jawaban tersebut, namun menyentil karena sahutan itu terdengar kurang keras dan serempak. 

Menanggapi hasil Pemilu 2024, Megawati mengindikasikan adanya kejanggalan yang memerlukan perhatian khusus. Ia menyatakan bahwa ada indikasi kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif dalam proses pemilu tersebut. “Pemilu ini sering dinyatakan sebagai pemilu paling buruk di sejarah demokrasi oleh banyak akademisi dan tokoh masyarakat sipil,” katanya.

Megawati bahkan mengajukan diri sebagai amicus curiae dalam gugatan terkait sengketa Pilpres 2024. Dalam suratnya kepada MK, ia berharap agar ketukan palu hakim MK menjadi “palu emas” bagi tegaknya konstitusi dan demokrasi, bukan “palu godam kegelapan” yang menutup harapan rakyat.

Pidato Megawati ini menggambarkan kekhawatirannya terhadap masa depan demokrasi Indonesia dan kedaulatan rakyat yang semakin terancam oleh praktik kekuasaan yang represif. Dengan nada berapi-api, ia mengajak seluruh kader PDIP untuk tetap solid dan berjuang demi tegaknya keadilan dan demokrasi di Indonesia. 

“Mbok kalau jadi partai katanya partai itu kita solid bergerak. Kalau teriak semua gitu loh! Kok kayaknya masih selalu goyang-goyang,” seru Megawati kepada para kader PDIP yang hadir. 

Sebagai penutup, Megawati mengingatkan bahwa perjuangan untuk mempertahankan demokrasi yang sehat tidak akan pernah mudah, namun sangat penting untuk masa depan Indonesia. “Marilah kita berdoa: semoga ketuk palu Mahkamah Konstitusi bukan merupakan palu godam melainkan palu emas, sehingga fajar demokrasi yang telah kita perjuangkan dari dulu timbul kembali,” ujarnya penuh harap.

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang10 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional13 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle13 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu