Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

DPR RI Batalkan Revisi Pilkada, Enam Partai di Subang Bisa Usung Pasangan Calon Tanpa Koalisi

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|19:55 WIB
Bagikan:
DPR RI Batalkan Revisi Pilkada, Enam Partai di Subang Bisa Usung Pasangan Calon Tanpa Koalisi
MK Ubah Syarat Pencalonan Pilkada, Ketua KPU Subang: Tunggu Surat Resmi KPU RI

PASUNDAN EKSPRES - Pimpinan DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa revisi Undang-Undang (UU) Pilkada tidak disahkan dalam rapat paripurna hari ini.

Menurutnya, pendaftaran calon kepala daerah di Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mengikuti hasil judicial review (JR) terhadap UU Pilkada yang diajukan oleh Partai Buruh dan Partai Gelora.

"Dengan tidak disahkannya revisi UU Pilkada pada tanggal 22 Agustus ini, maka saat pendaftaran pada tanggal 27 Agustus nanti akan menggunakan hasil JR MK yang diajukan oleh Partai Buruh dan Gelora," kata Dasco kepada wartawan pada Kamis (22/8/2024).

Artinya untuk di Subang, partai yang berhasil meraih lebih dari 77.586 suara dapat mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Ada beberapa partai yang meraih suara di atas jumlah itu, antara lain PKS, PKB, NasDem, Gerindra, PDIP dan Golkar di DPRD Subang pada pemilu 2024.

PKS meraih sebanyak 81.766 suara (4 kursi), PKB 99.330 suara (6 kursi), NasDem 112.903 suara (7 kursi), Gerindra 142.517 suara (8 kursi), PDIP 134.822 suara (9 kursi), dan Golkar 172.960 suara (10 kursi).

Jika berdasarkan aturan sebelumnya, hanya Golkar saja yang bisa mengusung pasangan calon sendiri di Pilkada Subang. Dengan putusan MK, kini total enam partai bisa mengusung pasangan calon sendiri.

Ketua DPD PKS Subang, Agus Masykur mengatakan, akan segera merapatkan di internal partai berkaitan dengan keputusan MK mengenai pencalonan di Pilkada ini.

"Tentu informasi keputusan MK ini akan kami rapatkan segera," ungkap Agus Masykur kepada Pasundan Ekspres, Selasa (20/8).

Menurut mantan wakil bupati ini, meskipun berdasarkan perhitungan bahwa PKS bisa mengusung sendiri, tetapi tetap untuk bisa menang di Pilkada harus melakukan kerja sama.

Menurutnya, bukan hanya sekedar maju saja di Pilkada, tapi harus meraih kemenangan.

Terpisah, politisi senior PDIP Subang Ujang Yusup Zapet mengatakan, meskipun PDIP bisa mengusung pasangan calon sendiri, tetap perlu membangun komunikasi dengan partai lain.

"Ini bukan hanya sekedar syarat minimal bisa mengusung pasangan calon, tapi logika politiknya juga perlu berjalan. Untuk membangun Subang, saya kira tetap perlu membangun komunikasi dengan partai lain yang punya visi yang sama," jelasnya.

Kader militan PDIP ini mengatakan, untuk bisa menang di Pilkada Subang, pasangan calon bupati dan wakil bupati harus bisa meraih 400.000 ribu suara.

Untuk bisa meraih suara sebanyak itu, kata Ujang, kerja sama dengan partai lain perlu dilakukan.

Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Subang, Akhmad Basuni menilai, putusan MK ini akan mempengaruhi konstalasi politik di daerah.

Untuk Subang, kata dia, akan banyak partai yang bisa mengusung pasangan calon sendiri, tanpa harus koalisi.

"Partai akan leluasa untuk menentukan pasangan calon bupati dan wakil bupati," katanya.

Dia mengatakan, kesempatan para tokoh untuk bisa berkompetisi di Pilkada Subang akan semakin terbuka.

"Akan banyak tokoh-tokoh yang bisa jadi calon bupati dan wakil bupati, jika banyak partai di Subang bisa mengusung pasangan calon sendiri," ujarnya.

Akhmad Basuni secara prinsip mengapresiasi keputusan MK ini. Menurutnya, ini sebagai bentuk keadilan bagi partai untuk lebih leluasa mengusung pasangan calon.

Sementara itu, KPU Subang kini tengah menunggu keputusan resmi dari KPU pusat usai adanya putusan MK tersebut.

"Kita lagi nunggu surat resmi dari KPU RI," ungkap Ketua KPU Subang, Abdul Muhyi.

Berita Terbaru

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle13 menit lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle32 menit lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional1 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional1 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline1 jam lalu
Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Subang1 jam lalu
Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Headline1 jam lalu
Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Subang1 jam lalu
Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Nasional1 jam lalu