Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemenag Digitalisasi Kitab Kuning, Permudah Akses dalam Format Digital

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|15:08 WIB
Bagikan:
Kemenag Digitalisasi Kitab Kuning, Permudah Akses dalam Format Digital
Kemenag Digitalisasi Kitab Kuning, Permudah Akses dalam Format Digital (Foto: website ccariustadz.id)

PASUNDAN EKSPRES -  Kementerian Agama terus membangun infrastruktur digital bagi pesantren, salah satunya dengan meluncurkan digitalisasi kitab kuning. 

Setelah meluncurkan papan ketik virtual pegon (Pegon Virtual Keyboard) pada awal 2024, Kemenag kini tengah menyiapkan inovasi terbaru dalam digitalisasi kitab kuning melalui aplikasi Tarkib Digital. 

Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah akses dan pemahaman kitab kuning dalam format digital.

BACA JUGA:Kemenag Rilis Format Baru Buku Nikah Tahun 2024, Mulai Berlaku Oktober

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Abu Rokhmad, mengungkapkan Tarkib Digital akan diluncurkan pada peringatan Hari Santri 2024, Oktober mendatang. 

Menurutnya, ini adalah langkah maju dalam memodernisasi cara kita mempelajari kitab kuning.

"Dengan aplikasi Tarkib Digital, santri dan masyarakat luas dapat memberi makna atau maknani kitab kuning secara digital melalui smartphone atau laptop," ucap Abu Rokhmad di Jakarta, dilansir dari laman resmi Kemenag, Jumat (13/9).

Abu Rokhmad menambahkan bahwa Kemenag juga akan membangun repository kitab kuning yang selama ini memang sudah ada repository kitab kuning seperti Maktabah Syamilah, namun isinya belum mengakomodasi kitab-kitab karya ulama Nusantara.

BACA JUGA:Kemenag Bersama Baznas Beri Bantuan Seribu Madrasah Swasta Lewat Program MLB

"Tentu repository kitab kuning nanti adalah repository kitab-kitab yang diajarkan di pesantren, kitab yang menjadi referensi bahtsul masail, kitab karya ulama Nusantara, dan kitab karya santri pesantren atau kiai yang masih aktif," ujarnya.

Lebih lanjut, repository ini akan menjadi sumber daya yang sangat berharga untuk melestarikan dan menyebarluaskan khazanah keilmuan Islam Nusantara.

"Kitab-kitab yang selama ini menjadi referensi di pesantren, khususnya karya-karya ulama Nusantara seperti Kiai Sholeh Darat Semarang, Kiai Kholil Bangkalan, Kiai Hasyim Asyari, dan kiai-kiai lainnya, akan tersedia dalam format digital untuk kemudahan akses dan studi," jelasnya.

BACA JUGA:Penjelasan Kemenag Soal Haji Khusus, Tidak Ada Jemaah Reguler Nol Tahun yang Berangkat Tahun Ini

Sementara itu, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Basnang Said menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal digitalisasi kitab kuning. 

Menurutnya, digitalisasi kitab kuning adalah sebuah keniscayaan di era digital.

Langkah digitalisasi kitab kuning yang dilakukan Kemenag merupakan tindak lanjut dari Kongres Aksara Pegon yang diselenggarakan 21-23 Oktober 2022.

Kongres itu mengamantakan kepada Kemenag untuk mengawal keberlangsungan penggunaan aksara Pegon di madrasah dan pesantren.

"Kami berkomitmen untuk menjaga warisan luhur ulama Nusantara seperti Aksara Pegon, salah satunya dengan melakukan digitalisasi kitab kuning. Dan saat ini kami fokus membangun infrastruktur digital pesantren," ucap Said. (inm)

Berita Terbaru

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang22 menit lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional1 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional2 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional4 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Nasional4 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Subang6 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle7 jam lalu
Rekomendasi Wisata untuk Pekerja di Kawasan Industri Subang

Rekomendasi Wisata untuk Pekerja di Kawasan Industri Subang

Lifestyle9 jam lalu
BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

BNPB Klarifikasi Data 94 Korban Gempa NTT Meninggal di Pengungsian

Nasional10 jam lalu