Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

39 Paket Rampung, Proyek Jembatan PUPR Subang Dikebut

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|19:53 WIB
Bagikan:
39 Paket Rampung, Proyek Jembatan PUPR Subang Dikebut
Sebanyak 55 paket proyek Bidang Jembatan Dinas PUPR Subang Tahun Anggaran 2026 terus dikebut.

SUBANG – Sebanyak 55 paket proyek Bidang Jembatan Dinas PUPR Subang Tahun Anggaran 2026 terus dikebut. Hingga kini, progres pekerjaan fisik telah mencapai 82,33 persen dan ditargetkan seluruhnya rampung lebih cepat dari jadwal.

Kepala Bidang Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Subang, Ida Nursanti, mengatakan dari 55 paket tersebut, sebanyak 39 paket telah selesai 100 persen dan masuk tahap Provisional Hand Over (PHO). Sementara 16 paket lainnya masih dalam proses percepatan.

“Target pengerjaan dari 55 paket ini sebenarnya selesai pada bulan Oktober. Namun, melihat progres di lapangan, ada kemungkinan besar akhir September ini sudah bisa selesai seluruhnya,” kata Ida.

Dari 55 paket pekerjaan itu, sebanyak 25 paket berasal dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD dan 29 paket dari Dana Musrenbang, serta paket pendukung lainnya. Pekerjaan didominasi 40 proyek drainase dan 15 paket jembatan. Ida menegaskan, pekerjaan Bidang Jembatan tidak hanya pembangunan jembatan baru, tetapi juga mencakup infrastruktur penunjang seperti tembok penahan tanah (TPT) dan perbaikan struktural.

Salah satunya di Pangsor, Pagaden Barat, yakni perbaikan jembatan yang mengalami retak struktural dengan metode suntik beton. Ida juga mengingatkan agar perbaikan jalan tidak dilakukan dengan menambah lapisan cor beton di atas jembatan karena dapat menambah beban mati bangunan.

“Jika jalan diperbaiki, jembatannya jangan ditambah cor lagi karena akan menambah beban mati bangunan. Misal kapasitas awal dihitung 8 ton, kalau terus dicor, beban bertambah dan jembatan semakin tinggi. Seharusnya jika ingin meratakan, gunakan aspal (hotmix),” katanya.

Untuk administrasi keuangan, Dinas PUPR memastikan proses pembayaran kepada pihak ketiga berjalan tanpa hambatan. Masa berlaku Surat Perintah Membayar (SPM) diproses cepat dalam waktu dua hari, termasuk percepatan untuk retensi 5 persen. Ida menegaskan, pada Bidang Jembatan tahun ini tidak ada biaya perubahan anggaran.

“Penyedia jasa (kontraktor) diharapkan fokus pada gambar kegiatan dan konsisten dalam melaksanakan sisa pekerjaan di lapangan demi menjaga mutu infrastruktur Subang,” pungkasnya.(red)

Berita Terbaru

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

BUMDes CIPATI Desa Cimeuhmal Panen Perdana Jagung Tebon

Subang1 jam lalu
Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Neng Virda Cakades Purwadadi Usung Perubahan dan Pemberdayaan Perempuan

Subang2 jam lalu
Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Kang Rey Bidik Subang Jadi Kota Kreatif, Pastikan SubangFest Digelar Tiap Bulan

Subang2 jam lalu
Pojokan 328: Mitelor

Pojokan 328: Mitelor

Opini4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Cara Sematkan Postingan Foto dan Video di Instagram, Pake Fitur Ini

Lifestyle4 jam lalu
Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Tips Sehat di Musim Pancaroba agar Tidak Mudah Tumbang Saat Cuaca Berubah

Lifestyle5 jam lalu
Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Operasi Patuh 2026 Resmi Digelar, Cek 11 Sasaran ETLE dan Dendanya

Nasional6 jam lalu
Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Klasemen Super League 2026/2027 Persib Naik ke Posisi 5

Olahraga6 jam lalu
DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

DTIIF 2026 Digelar di Jakarta, Danantara Bidik Investasi Teknologi Global

Nasional7 jam lalu
Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Kementerian ESDM Buka Lowongan Pengawal Energi 2026, Tersedia 108 Formasi

Nasional7 jam lalu