BUMDes Belendung SAHATE Tebar 100 Ribu Ekor Benih Ikan Nila Merah di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - BUMDes Sahate Desa Belendung, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, meluncurkan program budidaya ikan air tawar dengan menebar 100 ribu bibit ikan nila merah, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan desa. Kegiatan tersebut digelar di lokasi kolam budidaya milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Belendung SAHATE, Sabtu,(15/11/2025)
Launching budidaya Ikan air tawar yang digelar BUMDes Belendung Sahate tersebut selain jajaran direksi BumDes Belendung Sahate juga dihadiri oleh Camat Cibogo Yayan Sopyan, S.AN., Hartono Kepala Desa Belendung, Ketua BPD beserta Anggota, Ketua LPM, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Yayan Sopyan, S.AN.,Camat Cibogo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada BUMDes Belendung Sahate yang telah melaksanakan intruksi pemerintah pusat tentang program ketahanan pangan, melalui program budidaya ikan air tawar di Desa Belendung.
Pengengbangan usaha budidaya ikan air tawar ini, nenurutnya sangat potensial dan cocok dengan potensi yang ada, di mana sudah banyak warga desa yang berusaha di bidang perikanan.
"Alhamdulillah, sepertinya sangatlah tepat budidaya ikan nila atau ikan mas, jika dikembangkan menjadi program Katapang oleh BUMDes Sahate, karena cocok dengan potensi wilayah Desa Belendung," ujar Yayan Sopyan kepada Pasundan Ekspres.
Yayan, menilai positif dan percaya atas kegigihan, kerja keras para pengurus BUMDes Sahate dalam menjalankan program Katapang, namun dia berpesan kepada jajaran BUMDes dalam mengelola budidaya ikan air tawar, agar tujuan dan target hasilnya tercapai. Juga diharapkan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pihak Dinas Perikanan Kabupaten Subang.
"Saya percaya jajaran BUMDes Sahate telah memahami bagaimana cara mengelola budidaya ikan air tawar, namun komunikasi dengan dinas terkait terus dibangun agar mendapat hasil yang maksimal," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Belendung Hartono mengatakan bahwa program ini merupakan realisasi dari alokasi 20 persen Dana Desa untuk program ketahanan pangan. Dia berharap kedepan melalui program budidaya ikan air tawar ini, mampu meningkatkan ekonomi masyarakatnya bahkan dapat menambah PADes Desa Belendung.
“Alhamdulillah, hari ini kami melaksanakan launching penanaman bibit ikan nila yang dikelola oleh BUMDes Sahate. Program ini adalah bagian dari dukungan pemerintah desa terhadap program ketahanan pangan masyarakat pedesaan,” katanya.
Direktur BUMDes Sahate Desa Belendung Sony Kusdinar menyampaikan sebenarnya program budidaya ikan air tawar ini, pada anggaran tahap I, telah menanam bibit ikan mas sebanyak 56 ribu ekor di kolam yang dikelola secara mandiri oleh BUMDes Sahate dan penanaman bibit ikan nila merah sebanyak 100 ribu ekor saat ini, adalah penanaman bibit ikan nila merah pertama di kolam hasil kerjasama antara BUMDes Sahate dengan warga masyarakat Desa Belendung.
"Budidaya ikan air tawar pertama kita tebar bibit ikan mas sebanyak 56 ribu ekor, dan itu dikelola langsung oleh BUMDes. Dan saat ini penanaman bibit ikan nila merah pertama sebanyak 100 ribu ekor, di kolam warga dengan sistem kerjasama bagi hasil," kata Sony.
Selanjutnya Sapna, selaku pemilik kolam yang kerjasama dengan BUMDes Sahate menuturkan bahwa sebelumnya kolam ini sudah tiga tahunan tidak terurus, namun ketika disodorkan program kerjasama oleh BUMDes diapun tertarik untuk kembali mengelola kolamnya.
"Ya, emang selama 3 tahun kami biarkan kolam ini, namun ketika ada tawaran kerjasama dari BUMDes yang sama-sama menguntungkan, kami jadi semangat lagi dan kolam ini jadi produktif,"pungkas (dan/ded)
