Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Bupati Reynaldy: Program Nyaah ka Indung Sasar 1.500 Lansia di Subang

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|10:09 WIB
Bagikan:
Bupati Reynaldy: Program Nyaah ka Indung Sasar 1.500 Lansia di Subang
NYAAH KA INDUNG: Bupati Subang Reynaldy berbincang bersama lansia saat melakukan Saba Desa di Kecamatan Patokbeusi, Jumat (13/6/2025) lalu. Dalam kesempatan itu dia didampingi istri Ega Anjani Reynaldy menyerahkan santunan program Nyaah ka Indung.

SUBANG - Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita menyampaikan, program sosial Nyaah Ka Indung dinilai konsisten membantu para lansia di Kabupaten Subang tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hal tersebut disampaikan Reynaldy saat memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Ulang Tahun ke-78 Kabupaten Subang beberapa waktu lalu.

Ia menyampaikan, program yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat itu hingga kini masih berjalan dengan baik di Subang.

“Salah satu program yang Pak Gubernur canangkan, di Kabupaten Subang sampai hari ini masih berjalan yaitu Nyaah Ka Indung,” ujar Reynaldy.

Menurutnya, setiap bulan sekitar 1.500 ibu-ibu lansia mendapatkan bantuan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN). Program ini sepenuhnya bersumber dari donasi sukarela ASN tanpa membebani keuangan daerah.

“Alhamdulillah setiap bulannya ada sekitar 1.500 lansia kita urus oleh seluruh ASN tanpa dana APBD dan hampir terkumpul sekitar Rp260 juta tiap bulannya,” ungkapnya.

Ia menilai, kepedulian ASN di Subang patut diapresiasi. Di tengah kebutuhan pribadi, para ASN masih menyisihkan sebagian penghasilannya secara ikhlas untuk membantu para ibu lansia di lingkungan masing-masing.

“Alhamdulillah ASN Kabupaten Subang di sela-sela kebutuhannya masih menyisihkan pendapatannya dengan keikhlasan untuk memberikan kepada ibu-ibu lansia,” kata Reynaldy.

Reynaldy juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh ASN yang dinilainya memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat, khususnya para lansia.

Ia menyebut, kehadiran program ini membuat para lansia memiliki “anak asuh” yang memperhatikan kebutuhan mereka di masa tua.

“Saya juga berterima kasih kepada seluruh ASN yang begitu peka dan ingin memberikan yang terbaik untuk ibu-ibu lansia di Kabupaten Subang sehingga setidaknya di masa-masa tuanya mereka mempunyai anak asuh,” tuturnya.

Bahkan, secara pribadi Reynaldy turut ambil bagian dalam program tersebut dengan memiliki 12 ibu asuh yang rutin ia bantu setiap bulan sejak awal menjabat sebagai bupati.

“Saya sendiri hari ini punya 12 ibu asuh yang tiap bulannya saya berikan santunan. Itu berjalan dari awal kami menjabat sampai hari ini,” jelasnya.

Bantuan Program Nyaah ka Indung Berupa Sembako dan Uang Tunai

Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Subang, Eka Rosdiman menyampaikan, program ini bersumber dari kontribusi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Subang yang secara sukarela menyisihkan sebagian penghasilannya.

"Ini merupakan bentuk kepedulian ASN kepada para ibu, khususnya yang membutuhkan,” terangnya saat diwawancara Pasundan Ekspres beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, mekanisme pengumpulan dana dilakukan secara kolektif melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di masing-masing dinas maupun kecamatan. Dana tersebut kemudian disetorkan melalui perbankan ke rekening Baznas.

Selanjutnya, dana yang telah terkumpul dikelola oleh Baznas dan dikembalikan kembali ke UPZ dalam bentuk paket bantuan.

Bantuan tersebut terdiri dari sembako seperti beras, mie instan, minyak goreng, serta tambahan uang tunai sebesar Rp100 ribu untuk setiap penerima.

“Untuk di lingkungan Setda, bantuan disalurkan di wilayah 8 kelurahan. Sementara di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), masing-masing unit menyalurkan secara mandiri sesuai data penerima,” jelasnya.

Eka juga mengungkapkan bahwa kontribusi ASN dalam program ini cukup signifikan. Setiap pejabat eselon II dan III menyumbang sebesar Rp200 ribu per bulan, yang kemudian diakumulasikan untuk mendukung keberlangsungan program.

Program Nyaah ka Indung sendiri, kata Eka, telah berjalan selama satu tahun dan dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam membantu kebutuhan dasar para ibu lansia di Kabupaten Subang.

“Harapannya program ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang terlibat, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” pungkas Eka.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Tidak Memenuhi Standar Higiene, BGN Tutup Sementara 1.276 SPPG

Nasional31 menit lalu
Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Daftar Perusahaan Asing di Kawasan Industri Subang, Terbaru Ada BYD dan VinFast

Subang1 jam lalu
10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

10 Fakta Unik Dibalik Erupsi Gunung Semeru yang Menarik untuk Diketahui

Nasional12 jam lalu
Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Permudah Masyarakat, Kemenhaj Purwakarta Buka Mal Pelayanan Publik

Purwakarta12 jam lalu
ADVERTISEMENT
1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

1.005 Warga Desa Gambarsari Dapat Bantuan Beras

Subang13 jam lalu
Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Pekerjaan untuk Lulusan SMK di Kawasan Industri Subang, Ini Posisi yang Banyak Dibutuhkan

Subang13 jam lalu
Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Ikhtiar Benahi Tata Kelola Kepegawaian, Kemenag Subang Kawal Hak ASN hingga Purnabakti

Subang13 jam lalu
Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 2026: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga14 jam lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional14 jam lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle14 jam lalu