Cegah Penyebaran DBD, PKM Pagaden Barat di Subang Ajak Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

PASUNDANEKSPRES.ID - Tim Promotif PKM Pagaden Barat bersama Pemcam melakukan wawar atau penyuluhan keliling kampung di Desa Margahayu Kecamatan Pagaden Barat, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan wawar tersebut, dikarenakan adanya indikasi penyakit DBD sebanyak 8 orang di Kp. Babakan Saltewi Desa Margahayu. Di mana hal tersebut kemungkinan akibat dari kondisi lingkungan yang tidak sehat, sehingga penyebaran nyamuk DBD bisa timbul di lingkungan itu.
Kepala KPM Pagaden Barat Sriliani menyampaikan, bahwa dengan kondisi tersebut maka pihaknya bersama tim dan jajaran pemcam mengadakan wawar keliling kampung, mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan ingkungannya.
Menurutnya, karena kasus DBD itu ada di Kp Babakan Saltewi maka pihaknya fokus promotif di titik indikasi adanya DBD, mengajak warga sekitar untuk melakukan PSN atau Pemberantasan Sarang Nyamuk.
"Indikasinya ada 8 orang, tetapi saat ini kondisinya membaik, tetapi sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit DBD ini dengan cara promotif atau penyuluhan PSN," katanya kepada Pasundan Ekspres.
Dikatakannya, PSN adalah cara efektif untuk mencegah adanya nyamuk DBD itu dengan melakukan PSN emberantasan sarang nyamuk yaitu dengan cara 3M plus mengubur barang barang bekas, menguras bak mandi dan menutup genangan air yang bisa menjadi sarang nyamuk DBD.
"Pokoknya ingat dan lakukan 3M Plus serta PHBS di lingkungan kampung dan rumah masing masing, agar tidak menimbulkan sarang nyamuk DBD," tuturnya.
Sementar itu Camat Pagaden Barat Dadi Iskandar mendorong dan mendukung langkah PKM Pagaden Barat dalam hal pencegahan penyakit DBD dan dampak lingkungan yang tidak sehat yang bisa menimbulkan penyakit DBD serta penyakit lingkungan lainnya yang disebabkan oleh lingkungan tidak sehat.
Oleh karena itu pihaknya bersama Tim dan PKM Pagaden Barat melakukan wawar keliling kampung terkait Pemberantasan Sarang Nyamuk DBD dan mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya masing masing agar terhindar dari penyakit yang disebabkan oleh lingkungan.
"Kalau lingkungan bersih masyarakat akan sehat dan terhindar dari penyakit DBD," imbuhnya.
Mengenai adanya indikasi DBD, Kades Margahayu H. Main Permana menekankan kepada masyarakatnya terutama warga di Kp. Babakan Saltewi untuk menjaga kebersihan lingkungannya dan melaksanakan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta secara rutin lakukan 3M (mengubur, menguras dan menutup) genangan air, barang yang bisa menimbulkan genangan air.(dan/ded)
