Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Dua Dapur MBG di Subang Dihentikan Sementara, BGN Temukan Menu Tak Layak Konsumsi

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|09:42 WIB
Bagikan:
Dua Dapur MBG di Subang Dihentikan Sementara, BGN Temukan Menu Tak Layak Konsumsi
ilustrasi - Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

SUBANG, PASUNDANEKSPRES.ID - Subang kembali menjadi sorotan nasional dua dapur MBG di Subang dihentikan sementara. Dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kabupaten Subang masuk dalam daftar penghentian sementara operasional oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Langkah tegas ini diambil setelah evaluasi nasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menemukan adanya menu yang tidak memenuhi standar mutu dan kelayakan konsumsi.

Berdasarkan data Kedeputian Pemantauan dan Pengawasan per 28 Februari 2026 pukul 11.20 WIB, total terdapat 47 SPPG yang dihentikan sementara hingga hari ke-9 evaluasi nasional. Temuan tersebut tersebar di tiga wilayah kerja dengan berbagai pelanggaran, mulai dari roti berjamur, buah busuk dan berbelatung, lauk basi, hingga telur mentah atau rusak.

Khusus di Kabupaten Subang, dua dapur yang terdampak penghentian sementara operasional adalah:

  • SPPG Kalijati Kalijati Timur 2
  • SPPG Pagaden Kamarung 1

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, menegaskan bahwa pihaknya tidak memberikan toleransi terhadap penyimpangan standar pangan dalam program strategis tersebut.

“Kami tidak menoleransi penyimpangan standar pangan dalam program ini. Setiap temuan langsung ditindak dengan penghentian operasional sementara untuk evaluasi menyeluruh,” tegas Nanik dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

BGN juga menegaskan, meskipun dalam sejumlah kasus makanan bermasalah sempat ditarik sebelum dikonsumsi oleh siswa, sanksi administratif tetap dijatuhkan. Langkah ini disebut sebagai bentuk pembelajaran sistemik agar kejadian serupa tidak terulang.

Saat ini, masyarakat Subang masih menanti hasil verifikasi ulang dari BGN. Operasional SPPG hanya dapat kembali berjalan apabila seluruh rekomendasi perbaikan telah dipenuhi dan dinyatakan lolos pemeriksaan.

Di sisi lain, kekhawatiran mulai muncul dari kalangan orangtua murid. Mereka mempertanyakan bagaimana mekanisme pengawasan di tingkat dapur bisa kecolongan, padahal program MBG digadang-gadang sebagai program unggulan nasional untuk pemenuhan gizi anak sekolah.

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline3 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat4 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta4 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle5 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang5 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta5 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta5 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang5 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang5 jam lalu